Banjir Kembali Melanda Agam, Akses Lubukbasung–Maninjau Lumpuh Total - Sumbar19.com | Mewartakan Dari Penjuru 19 Daerah
arrow_upward

Banjir Kembali Melanda Agam, Akses Lubukbasung–Maninjau Lumpuh Total

Rabu, 11 Februari 2026, 23.02 WIB
Kondisi genangan banjir di depan gerbang RSUD Lubuk Basung, Kabupaten Agam, Rabu (11/2/2026) malam.(ist)

AGAM — Hujan lebat yang mengguyur Kabupaten Agam sejak Rabu (11/2/2026) sore hingga malam memicu banjir besar dan longsor di sejumlah kecamatan. Sejumlah permukiman warga terendam, sementara akses utama Lubukbasung–Maninjau dilaporkan putus total akibat material longsor yang menutup badan jalan.

Informasi yang dihimpun menyebutkan, dampak terparah terjadi di Kecamatan Tanjung Raya, Lubukbasung, Ampek Nagari, Palembayan, dan Matur. Beberapa aliran sungai meluap dan merendam rumah warga, sementara di sejumlah titik terjadi longsor.

Longsor dilaporkan terjadi di kawasan Lubuak Sao, tepat di titik yang sebelumnya juga pernah terdampak bencana serupa. Bahkan, satu unit minibus jenis Avanza sempat tertimbun material longsor. Beruntung, pengemudi dan penumpang berhasil menyelamatkan diri sehingga tidak ada korban jiwa dalam kejadian tersebut.

Saat ini, jalur Lubukbasung–Maninjau tidak dapat dilalui karena terdapat dua titik longsor yang menutup badan jalan. Kondisi di lapangan dinilai sangat berbahaya untuk dilewati kendaraan.

Sekretaris Kabupaten Agam, Dr. M. Lutfi, mengimbau masyarakat untuk tetap siaga dan segera mencari tempat aman jika kondisi membahayakan.

“Informasikan kepada petugas terdekat jika membutuhkan bantuan. Tim akan langsung turun ke lokasi. Saat ini akses menuju Tanjung Raya belum bisa ditembus karena terhalang longsor di Lubuk Sao,” ujarnya.

Selain itu, banjir juga menyebabkan akses jalan di sejumlah nagari terputus, di antaranya Koto Malintang, Koto Kaciak, Pasa Rabaa, Bayua hingga Maninjau. Pemerintah Kabupaten Agam telah menginstruksikan seluruh aparatur untuk turun langsung memantau kondisi warga terdampak.

“Kita sudah minta seluruh jajaran siaga di lapangan dan memastikan keselamatan warga menjadi prioritas utama,” tegas Lutfi yang turun langsung meninjau lokasi banjir di Siguhung.

Hingga berita ini diturunkan, hujan masih mengguyur sebagian wilayah. Warga di daerah rawan longsor dan bantaran sungai diminta meningkatkan kewaspadaan mengingat potensi bencana susulan masih mungkin terjadi.