Dari Koto Lua ke Negeri Sakura, Jalan Sunyi Pemuda Padang Mengubah Nasib Keluarga ke Jepang dengan Bantuan Semen Padang - Sumbar19.com | Mewartakan Dari Penjuru 19 Daerah
arrow_upward

Dari Koto Lua ke Negeri Sakura, Jalan Sunyi Pemuda Padang Mengubah Nasib Keluarga ke Jepang dengan Bantuan Semen Padang

Rabu, 29 April 2026, 16.31 WIB
Program pelatihan bahasa dan budaya kerja ke Jepang difasilitasi Forum Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan Koto Lua dengan dukungan PT Semen Padang.

PADANG,  — Dari sebuah kelurahan di pinggiran Kota Padang, harapan baru sedang dirintis menuju panggung global. Yoga Pratama, pemuda asal Kelurahan Koto Lua, Kecamatan Pauh, menjadi simbol bagaimana peluang kerja internasional dapat lahir dari program pemberdayaan yang dirancang dengan serius dan berkelanjutan.

Setelah melalui pelatihan intensif selama enam bulan, Yoga dinyatakan lulus dan kini tengah menunggu penerbitan izin tinggal sebelum berangkat ke Jepang untuk bekerja di sektor pertanian. Bagi pemuda itu, keberangkatan tersebut bukan sekadar perpindahan tempat kerja, melainkan lompatan besar untuk mengubah masa depan keluarga.

“Pekerjaan ini sangat berarti bagi saya. Saya ingin membantu orang tua, meningkatkan taraf hidup keluarga, sekaligus menambah pengalaman di negeri orang,” ujar Yoga.

Perjalanan menuju Negeri Sakura ditempuh melalui program pelatihan bahasa dan budaya kerja yang difasilitasi Forum Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan Koto Lua dengan dukungan PT Semen Padang. Pelatihan berlangsung di Lembaga Pendidikan dan Pelatihan Kamisato Gakuin Center, tempat peserta dibekali kemampuan bahasa Jepang, etos kerja, hingga kesiapan mental menghadapi tantangan di luar negeri.

Di tengah keterbatasan akses bagi banyak anak muda daerah untuk menembus pasar kerja global, program tersebut menghadirkan jalur baru yang konkret dan terukur.

Ketua Forum Pemberdayaan Masyarakat Kelurahan Koto Lua, Nofial, mengatakan inisiatif itu dirancang untuk membuka kesempatan bagi generasi muda, khususnya dari keluarga kurang mampu, agar dapat memperoleh akses terhadap pekerjaan layak di luar negeri.

Yang membedakan program ini adalah pendekatannya yang berkelanjutan. Biaya pelatihan sebesar Rp6,5 juta per peserta tidak diberikan sebagai bantuan hibah, melainkan melalui skema dana bergulir. Setelah peserta bekerja, biaya tersebut dikembalikan untuk mendanai peserta berikutnya.

“Model ini memastikan manfaatnya tidak berhenti pada satu orang saja. Saat ini ada empat pemuda Koto Lua lain yang sedang menunggu hasil akhir agar dapat mengikuti jejak serupa,” kata Nofial.

Skema tersebut memperlihatkan bahwa pemberdayaan sosial dapat dibangun dengan prinsip kemandirian, bukan sekadar ketergantungan pada bantuan.

Yoga Pratama, pemuda asal Kelurahan Koto Lua, Kecamatan Pauh, dinyatakan lulus dan kini tengah menunggu penerbitan izin tinggal sebelum berangkat ke Jepang untuk bekerja di sektor pertanian. 

Sekretaris Perusahaan PT Semen Padang, Win Bernadino, menilai program itu sebagai investasi sosial jangka panjang yang berdampak langsung pada peningkatan kesejahteraan masyarakat.

Menurut dia, peluang kerja di Jepang membuka akses terhadap penghasilan tetap yang dapat mengangkat kondisi ekonomi keluarga peserta.

“Ini bukan hanya soal pekerjaan, tetapi soal membuka jalan menuju kehidupan yang lebih baik,” ujarnya.

Kepala Unit CSR PT Semen Padang, Hernes, menambahkan bahwa keberhasilan di luar negeri sangat ditentukan oleh kesiapan bahasa, mental, dan kemampuan beradaptasi dengan budaya kerja.

Karena itu, peserta dipersiapkan bukan hanya untuk lolos seleksi, tetapi untuk bertahan dan berkembang di lingkungan profesional internasional.

Ke depan, program ini dirancang menjadi proyek percontohan yang dapat diperluas ke wilayah lain. Langkah tersebut sejalan dengan kebutuhan Indonesia untuk melahirkan sumber daya manusia yang kompetitif di pasar global.

Keberhasilan Yoga menjadi bukti bahwa dari sudut-sudut daerah, peluang menuju dunia internasional dapat tumbuh—asal ada pendidikan yang tepat, dukungan yang berkelanjutan, dan keberanian untuk melangkah lebih jauh.(bs)