Jumlah Guru Besar PNP Bertambah, Simbol Penguatan Tradisi Akademik di Kampus Vokasi - Sumbar19.com | Mewartakan Dari Penjuru 19 Daerah
arrow_upward

Jumlah Guru Besar PNP Bertambah, Simbol Penguatan Tradisi Akademik di Kampus Vokasi

Rabu, 29 April 2026, 16.38 WIB
Politeknik Negeri Padang (PNP) akan mengukuhkan dua guru besar pada Kamis (30/4/2026) di Gedung PKM PNP.

PADANG —Politeknik Negeri Padang (PNP) akan mengukuhkan dua guru besar pada Kamis (30/4/2026) di Gedung PKM PNP. Pengukuhan tersebut menjadi momentum penting bagi institusi pendidikan vokasi itu dalam memperkuat kontribusi akademik, riset terapan, serta inovasi bagi dunia industri dan masyarakat.

Bertambahnya jumlah guru besar di Politeknik Negeri Padang (PNP) menjadi penanda penting bagi penguatan tradisi akademik di lingkungan pendidikan vokasi. Pencapaian itu dinilai bukan sekadar gelar formal, melainkan hasil dari perjalanan panjang penelitian, pengabdian masyarakat, dan publikasi ilmiah yang memberi dampak nyata.

Direktur Politeknik Negeri Padang, Revalin Herdianto, menyebut kehadiran guru besar baru patut disyukuri karena mencerminkan berkembangnya kapasitas akademik institusi.

“Menjadi guru besar itu bukan hal mudah. Ada proses panjang yang harus dilalui, mulai dari penelitian, pengabdian kepada masyarakat, hingga publikasi ilmiah yang berdampak. Karena itu, kita menghargai perjuangan para akademisi ini,” ujarnya.

Menurut Revalin, gelar guru besar secara formal merupakan pengakuan atas kepakaran seseorang di bidang tertentu. Namun, yang lebih penting adalah kontribusi keilmuan tersebut terhadap pengembangan ilmu pengetahuan dan manfaatnya bagi masyarakat.

Ia menegaskan, pengukuhan guru besar tidak boleh dipandang sebatas seremoni akademik.

“Ini bukan hanya upacara formal. Ini adalah penghargaan kepada para akademisi yang telah lama menekuni bidangnya, membina keilmuan, dan memberi manfaat luas kepada masyarakat,” katanya.

Pada 30 April 2026, PNP akan kembali mengukuhkan dua guru besar, yakni Prof. Dr. Sir Anderson, S.T., M.T., dari Jurusan Teknik Mesin dan Prof. Dr. Primadona, S.E., M.Si., dari Jurusan Administrasi Niaga.

Dengan demikian, jumlah guru besar di kampus vokasi tersebut terus bertambah. Sebelumnya, PNP telah mengukuhkan Prof. Dr. Dra. Yuli Yetri, M.Si., sebagai guru besar pertama pada 12 April 2021 di bidang Ilmu Kimia Material pada Jurusan Teknik Mesin.

Selanjutnya, Prof. Dr. Emrizal, S.E., M.M., dikukuhkan sebagai guru besar dalam bidang Digital Entrepreneurship pada 18 November 2024.

Revalin menilai pertumbuhan jumlah guru besar menjadi kebanggaan tersendiri bagi institusi, sekaligus menunjukkan bahwa kampus vokasi memiliki daya saing akademik yang kuat.

“Semakin banyak guru besar, maka semakin kuat pula ekosistem akademik kampus. Mereka akan membina generasi berikutnya, menjadi mentor dalam penelitian, serta menjadi teladan dalam keseharian,” ujarnya.

Ia menambahkan, pada hakikatnya guru besar adalah sosok pendidik yang layak dijadikan panutan, baik dalam bidang keilmuan maupun karakter.

Karena itu, kehadiran mereka diharapkan dapat memotivasi dosen lain untuk terus berkembang hingga mencapai jenjang akademik tertinggi.

“Guru besar adalah tokoh, panutan, dan inspirasi. Keteladanan mereka harus menjadi contoh bagi yang lain, baik dalam bidang ilmu maupun kehidupan sehari-hari,” kata Revalin.

Dengan bertambahnya jajaran profesor, PNP mempertegas komitmennya untuk terus membangun pendidikan vokasi berbasis inovasi, riset terapan, dan pengabdian yang relevan dengan kebutuhan masyarakat dan industri.(bs)