![]() |
| Rektor Universitas Andalas (UNAND) Efa Yonnedi melantik tujuh pejabat baru, direktur dan kepala kantor di lingkungan Universitas Andalas, Selasa (6/1/2026) |
PADANG, — Rektor Universitas Andalas (UNAND) Efa Yonnedi melantik tujuh pejabat baru setingkat direktur dan kepala kantor di lingkungan Universitas Andalas, Selasa (6/1/2026). Dalam pelantikan tersebut, Efa menekankan pentingnya kerja kolaboratif lintas unit serta percepatan internasionalisasi kampus.
Pelantikan yang digelar di UNAND Convention Hall, Kampus Limau Manis, Padang, itu menjadi momentum penguatan tata kelola universitas agar lebih terstruktur, terkoordinasi, dan terintegrasi dalam satu misi besar pengembangan institusi.
“Setiap direktorat tidak boleh bekerja sendiri-sendiri atau terjebak dalam silo organisasi. Semua harus bergerak dalam satu arah untuk memperkuat mutu lulusan, daya saing institusi, dan kontribusi nyata bagi masyarakat,” kata Efa dalam sambutannya.
Efa menegaskan, kualitas universitas tercermin dari lulusan yang kompetitif serta riset yang tidak hanya berhenti pada publikasi, tetapi juga mampu menjawab persoalan nyata di masyarakat melalui inovasi dan teknologi tepat guna.
Dalam kesempatan tersebut, Efa Yonnedi memaparkan empat pilar pengembangan Universitas Andalas menuju perguruan tinggi berkelas dunia. Pilar pertama adalah internasionalisasi atmosfer akademik melalui kurikulum berstandar global, peningkatan mobilitas mahasiswa, serta pertukaran dosen dan profesor.
Pilar kedua adalah transformasi digital dalam proses bisnis utama dan layanan pendukung. Menurut Efa, digitalisasi menjadi kunci untuk menghadirkan layanan akademik dan nonakademik yang cepat dan adaptif, khususnya bagi generasi muda.
Pilar ketiga berfokus pada penguatan kemandirian institusi dan kesejahteraan sivitas akademika melalui optimalisasi aset, pengembangan unit bisnis, serta pengelolaan dana abadi universitas untuk memperluas manfaat, termasuk beasiswa.
Adapun pilar keempat adalah penguatan riset yang berkualitas dan produktif, terutama untuk mendukung kemandirian nasional di bidang pangan, energi, kesehatan, serta kebencanaan. Sebagai kampus di wilayah rawan bencana, UNAND didorong berperan aktif dalam mitigasi dan pendampingan pascabencana.
“Pendampingan tidak hanya pada pembangunan fisik, tetapi juga pemulihan mental dan ekonomi masyarakat agar tidak muncul kemiskinan baru,” ujar Efa.
Tujuh pejabat yang dilantik berdasarkan Keputusan Rektor UNAND tersebut yakni Dr. Eng. Dendi Adi Saputra M sebagai Direktur Kemahasiswaan; Dr. Suhanda sebagai Direktur Keuangan; Zaiful Netra sebagai Direktur Pengembangan Usaha dan Bisnis; Dr. Roni Ekha Putra sebagai Direktur Sumber Daya Manusia; Prof. Fauzan sebagai Direktur Teknologi Informasi dan Komunikasi; Dr. Eng. Muhammad Makky sebagai Direktur Kerja Sama dan Hilirisasi Riset; serta Dr. Hary Efendi sebagai Kepala Kantor Humas, Protokoler, dan Layanan Informasi Publik.
Menutup sambutannya, Efa berpesan agar para pejabat baru menjadikan kualitas layanan sebagai prioritas utama dalam membangun Universitas Andalas ke depan. (Bs)
