![]() |
| Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kota Padang Raju Minropa secara resmi membuka Musrenbang RKPD Tahun 2027 di tiga kecamatan, Rabu (11/2/2026). |
PADANG — Penjabat (Pj) Sekretaris Daerah Kota Padang Raju Minropa secara resmi membuka Musyawarah Perencanaan Pembangunan (Musrenbang) Rencana Kerja Pembangunan Daerah (RKPD) Tahun 2027 di tiga kecamatan, Rabu (11/2/2026).
Tiga kecamatan yang menggelar Musrenbang tersebut yakni Lubuk Begalung, Padang Timur, dan Padang Barat. Kegiatan ini menjadi bagian penting dalam tahapan penyusunan arah pembangunan Kota Padang tahun 2027.
Raju Minropa menegaskan bahwa Musrenbang merupakan forum strategis untuk menyelaraskan usulan masyarakat dengan visi, misi, serta sembilan Program Unggulan (Progul) Wali Kota dan Wakil Wali Kota Padang.
“Semoga hasil Musrenbang ini benar-benar berdampak pada peningkatan pembangunan dan kesejahteraan masyarakat, serta selaras dengan visi misi dan sembilan Program Unggulan Bapak Wali Kota dan Wakil Wali Kota Padang,” ujarnya kepada wartawan usai kegiatan.
Ia menekankan bahwa perencanaan pembangunan harus disusun secara berkesinambungan, dengan mengacu pada capaian tahun sebelumnya serta target yang telah ditetapkan pada tahun berjalan.
“Perencanaan tidak boleh parsial. Harus berkelanjutan, terukur, dan menjadi fondasi pembangunan jangka menengah maupun panjang,” tegasnya.
Menurut Raju, Musrenbang saat ini telah memasuki tahap kecamatan. Artinya, berbagai usulan yang sebelumnya dihimpun melalui rembuk warga di tingkat kelurahan kini mulai dipilah, dikaji, dan diprioritaskan secara lebih mendalam.
Seluruh usulan tersebut, lanjutnya, akan diselaraskan dengan visi pembangunan Kota Padang, yakni mewujudkan kota yang pintar dan sehat, serta berlandaskan nilai-nilai agama dan budaya.
Ia juga mengungkapkan bahwa di bawah kepemimpinan Wali Kota dan Wakil Wali Kota Padang, arah pembangunan dituangkan dalam delapan misi dan sembilan Progul yang dijabarkan ke dalam 40 aktivitas utama.
“Kualitas Musrenbang harus terus ditingkatkan dari tahun ke tahun agar menghasilkan perencanaan yang tepat sasaran. Sesuai arahan Bapak Wali Kota dan Wawako, selama usulan itu prioritas dan berpihak pada kepentingan masyarakat, maka akan kami akomodasi,” pungkas Raju Minropa.(bs/rls)
