Dorong SDM Global, Kolaborasi PNP dan Pemko Padang Bersama Taiwan Buka Peluang Kuliah ke Luar Negeri Diapresiasi - Sumbar19.com | Mewartakan Dari Penjuru 19 Daerah
arrow_upward

Dorong SDM Global, Kolaborasi PNP dan Pemko Padang Bersama Taiwan Buka Peluang Kuliah ke Luar Negeri Diapresiasi

Selasa, 21 April 2026, 19.39 WIB
Stand perguruan tinggi Taiwan dibanjiri pengunjung pada kegiatan 2026 INTENSE Programs – Education Fair bertajuk Taiwan Indonesia International Industrial Talents Education, di gedung PKM kampus PNP, Selasa, (21/4/2026)

Padang – Staf Khusus Bidang Industri dan Kerja Sama Luar Negeri Kementerian Pendidikan Tinggi, Sains, dan Teknologi, Oki Earlivan Sampurno, mengapresiasi kolaborasi Politeknik Negeri Padang dengan Pemerintah Kota Padang dalam membangun sumber daya manusia (SDM) berdaya saing global.

Hal ini disampaikannya saat pembukaan kegiatan 2026 INTENSE Programs – Education Fair bertajuk Taiwan Indonesia International Industrial Talents Education, di gedung PKM kampus PNP, Selasa, (21/4/2026).

Dalam kesempatan itu, Oki mengaku terkesan dengan atmosfer kegiatan internasional yang berlangsung di Politeknik Negeri Padang. Ia menilai, kemampuan para Direktur PNP Revalin Herdianto dan Wali Kota Padang Fadly Amran  dalam berkomunikasi secara global menjadi indikator kesiapan untuk bersaing di tingkat internasional.

“Saya belum pernah menemukan kegiatan seperti ini, di mana Direktur dan wali kota sama-sama menyampaikan pidato dalam bahasa Inggris dengan sangat fasih. Ini menunjukkan wawasan global yang kuat,” ujarnya.

Direktur PNP Revalin Herdianto menyebutkan, latar belakang Wali Kota Padang Fadly Amran yang pernah menempuh pendidikan di Amerika Serikat serta pengalaman sebagai kepala daerah dan pengusaha, membentuk pola pikir yang menempatkan investasi pada SDM sebagai prioritas utama pembangunan.

Menurutnya, pengalaman internasional Wali Kota Padang Fadly Amran turut membentuk pola pikir yang menempatkan investasi pada SDM sebagai prioritas utama pembangunan. Hal itu, kata dia, sudah terlihat sejak kepemimpinan Fadly di Padang Panjang melalui program kerja sama pendidikan dan beasiswa.

“Sejak di Padang Panjang, sudah ada kerja sama pendidikan dengan PNP seperti kelas kolaborasi dan program beasiswa yang masih berjalan hingga sekarang. Saat ini, sebagai Wali Kota Padang, program tersebut tidak hanya dilanjutkan, tetapi juga ditingkatkan hingga ke level internasional,” jelasnya.

Revalin menyampaikan, langkah memperluas kerja sama hingga ke negara seperti China dan Taiwan merupakan keputusan strategis, mengingat kedua negara tersebut menjadi pusat perkembangan teknologi dunia saat ini.

“Kalau kita bicara teknologi masa depan, seperti semikonduktor, energi baru terbarukan, kendaraan listrik, hingga manufaktur modern, itu semua berkembang pesat di China dan Taiwan. Maka kita harus hadir di sana, belajar langsung, dan melakukan transfer teknologi,” jelasnya.

Ia menegaskan, tujuan utama dari program ini bukan sekadar mengirim mahasiswa ke luar negeri, tetapi membangun SDM unggul yang nantinya kembali membawa pengetahuan dan teknologi ke Indonesia.

“Kita tidak ingin mengekspor tenaga kerja kasar. Yang kita dorong adalah tenaga kerja terampil, berpendidikan, punya kompetensi, dan memiliki harga diri di pasar global,” tegasnya.

Terkait peluang pengiriman mahasiswa, Revalin menyebut saat ini kuota yang sudah berjalan baru untuk program ke China bersama Pemko Padang, dengan jumlah sekitar 60 orang per tahun. Ke depan, peluang serupa akan dibuka untuk Taiwan.

“Targetnya dalam beberapa tahun ke depan jumlahnya bisa terus meningkat,” ungkapnya.

Sementara itu, untuk program ke Taiwan masih dalam tahap pengembangan kuota. Ia menekankan perlunya langkah cepat untuk merealisasikan program tersebut, mulai dari seleksi mahasiswa, penguatan kerja sama dengan perguruan tinggi di sana, hingga pengajuan dukungan pembiayaan ke pemerintah.

“Kita harus bergerak cepat, mulai dari seleksi mahasiswa, memperkuat kerja sama dengan perguruan tinggi di Taiwan, hingga mengajukan dukungan pembiayaan ke Kementerian Keuangan,”bebernya.

Melalui program INTENSE ini, PNP optimistis dapat melahirkan lulusan yang tidak hanya siap kerja, tetapi juga memiliki daya saing global dan mampu berkontribusi dalam penguasaan teknologi masa depan di Indonesia.(bs)