Kloter Pertama Haji Embarkasi Padang Dilepas, Gubernur Sumbar Tekankan Layanan Ramah Lansia - Sumbar19.com | Mewartakan Dari Penjuru 19 Daerah
arrow_upward

Kloter Pertama Haji Embarkasi Padang Dilepas, Gubernur Sumbar Tekankan Layanan Ramah Lansia

Kamis, 23 April 2026, 21.07 WIB

 

Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, secara resmi melepas keberangkatan kloter perdana Embarkasi Padang di Asrama Haji Tabing, Kamis (23/4/2026). 

PADANG — Suasana haru dan khidmat mengiringi pelepasan jemaah haji kloter pertama Embarkasi Padang di Asrama Haji Tabing, Kamis (23/4/2026). Momentum ini menandai dimulainya rangkaian pemberangkatan jemaah haji dari Sumatera Barat menuju Tanah Suci.

Gubernur Sumatera Barat, Mahyeldi Ansharullah, secara resmi melepas keberangkatan kloter perdana tersebut. Hadir dalam kesempatan itu Ketua DPRD Sumbar Muhidi, Kepala Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Sumbar M. Rifki, Rektor UIN Imam Bonjol Padang, serta sejumlah pimpinan instansi terkait.

Dalam sambutannya, Mahyeldi mengapresiasi kesiapan penyelenggaraan haji oleh Kanwil Kementerian Haji dan Umrah Sumatera Barat.

“Kami menyampaikan terima kasih kepada jajaran Kemenhaj yang telah mempersiapkan seluruh proses dengan baik sehingga berjalan sesuai jadwal,” ujar Mahyeldi.

Ia menjelaskan, jemaah kloter pertama yang berasal dari Kota Padang telah masuk asrama dan dijadwalkan berangkat menuju Madinah pada Jumat (24/4/2026) pukul 01.05 WIB melalui Bandara Internasional Minangkabau.

Mahyeldi menekankan pentingnya pelayanan yang mengedepankan kelompok rentan, khususnya jemaah lanjut usia dan perempuan.

“Layanan ramah lansia dan ramah perempuan harus menjadi perhatian utama petugas. Jemaah kita ada yang berusia hingga 85 tahun dan tentu membutuhkan pendampingan,” katanya.

Menurutnya, kualitas pelayanan akan sangat menentukan kenyamanan jemaah dalam menjalankan ibadah haji.

“Kita berharap petugas memberikan pelayanan terbaik sehingga jemaah dapat beribadah dengan nyaman,” ujarnya.

Selain itu, ia juga mengingatkan pentingnya menjaga disiplin, kekompakan, dan kebersamaan selama menjalankan rangkaian ibadah.

“Jemaah harus tetap disiplin, kompak, dan saling menjaga. Ini menjadi kunci kelancaran ibadah haji,” katanya.

Mahyeldi turut mengapresiasi berbagai inovasi layanan yang dilakukan, termasuk penyediaan kanal komunikasi dan pengaduan bagi jemaah.

“Ini menunjukkan komitmen untuk terus meningkatkan kualitas pelayanan,” ujarnya.

Di akhir sambutannya, ia mendoakan seluruh jemaah dapat menjalankan ibadah dengan lancar dan kembali ke tanah air dalam keadaan sehat.

“Semoga jemaah menjadi haji yang mabrur dan kembali dengan selamat,” tuturnya.

Komitmen peningkatan layanan, terutama bagi lansia, perempuan, dan jemaah berkebutuhan khusus, terus diperkuat demi memastikan seluruh jemaah dapat beribadah dengan aman dan nyaman.(bs/rls)