PADANG — Pemerintah Kota Padang terus mempercepat program “Padang Juara” melalui penguatan kerja sama internasional di bidang pendidikan, termasuk inisiasi program double degree antara perguruan tinggi luar negeri dan kampus di Kota Padang.
Wali Kota Padang, Fadly Amran, menyampaikan bahwa pemerintah daerah siap mengambil peran aktif dalam mendorong pengiriman mahasiswa ke luar negeri sekaligus membangun kolaborasi akademik lintas negara.
“Kami juga mendorong inisiasi program double degree antara perguruan tinggi di Taiwan dengan universitas di Kota Padang, khususnya Politeknik Negeri Padang. Ini penting agar mahasiswa kita bisa mendapatkan pengalaman kuliah di dalam dan luar negeri,” ujarnya usai pembukaan kegiatan 2026 INTENSE Programs – Education Fair bertajuk Taiwan Indonesia International Industrial Talents Education, di gedung PKM kampus PNP, Selasa, (21/4/2026).
Program ini merupakan bagian dari upaya besar Pemko Padang untuk memperluas akses beasiswa ke berbagai negara tujuan, seperti China, Amerika Serikat, Malaysia, Taiwan, hingga kawasan Timur Tengah dan Eropa.
Saat ini, kerja sama pendidikan luar negeri yang telah berjalan mencakup tiga negara utama, yakni China, Amerika Serikat, dan Malaysia. Dengan masuknya Taiwan, jumlah negara mitra pun bertambah, dan penjajakan kerja sama juga tengah dilakukan dengan negara-negara di Timur Tengah.
Fadly menargetkan, dalam lima tahun ke depan, ratusan pelajar dan mahasiswa asal Kota Padang dapat diberangkatkan untuk menempuh pendidikan di luar negeri melalui berbagai skema beasiswa.
“Target kita dalam lima tahun ke depan, ratusan anak-anak kita bisa kita kirim ke luar negeri. Ini harus kita percepat,” tegasnya.
Untuk mendukung program tersebut, Pemko Padang telah mengalokasikan anggaran pendidikan yang signifikan melalui Dinas Pendidikan. Anggaran tersebut difokuskan pada peningkatan kualitas SDM, mulai dari penguatan kapasitas guru, pengembangan institusi pendidikan, hingga penyediaan beasiswa.
“Pendidikan adalah prioritas utama kita. Guru, sekolah, institusi pendidikan, termasuk beasiswa, semuanya menjadi fokus untuk menciptakan SDM Kota Padang yang unggul,” tambahnya.
Ia juga telah menginstruksikan Dinas Pendidikan untuk segera mengkonkretkan berbagai inisiatif kerja sama internasional tersebut, agar program beasiswa dan double degree dapat segera direalisasikan.
Melalui langkah ini, Pemko Padang berharap perguruan tinggi di daerah, termasuk politeknik, dapat naik kelas menjadi institusi berstandar internasional, sekaligus membuka peluang lebih luas bagi generasi muda untuk meraih pendidikan global dan membawa pulang ilmu demi kemajuan daerah.(bs)
