![]() |
| Dua nelayan asal Pesisir Selatan yang mengalami kerusakan mesin kapal di perairan Pesisir Selatan akhirnya berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat |
PADANG, — Dua nelayan asal Pesisir Selatan yang mengalami kerusakan mesin kapal di perairan Pesisir Selatan akhirnya berhasil dievakuasi dalam kondisi selamat oleh tim Kantor Pencarian dan Pertolongan (SAR) Kelas A Padang, Kamis (17/9).
Kedua nelayan tersebut, Ijef, 46, dan Mancung, 60, sebelumnya berada di atas kapal yang mengalami kerusakan mesin sejak Senin (14/9) sekitar pukul 16.00 WIB.
Kepala Kantor SAR Padang Abdul Malik mengatakan, pihaknya menerima informasi kejadian dari salah seorang korban, Ijef, pada Rabu (16/9) pukul 21.18 WIB.
“Setelah menerima informasi, tim langsung bergerak menggunakan KN SAR Yudhistira 227 menuju lokasi kejadian untuk melakukan pencarian dan pertolongan,” ujar Abdul Malik.
KN SAR Yudhistira 227 berangkat pada Rabu malam sekitar pukul 21.36 WIB dengan membawa 17 personel. Setelah menempuh perjalanan sekitar tiga jam, tim tiba di lokasi yang diperkirakan berada pada koordinat 1°31'55,27"S 100°23'19,26"E pada Kamis dini hari.
Pencarian langsung dilakukan. Sekitar pukul 01.35 WIB, tim berhasil menemukan kedua korban bersama kapal mereka dalam kondisi selamat.
Korban ditemukan sekitar tiga mil laut dari lokasi kejadian. Setelah dilakukan koordinasi, tim memutuskan mengevakuasi korban sekaligus kapal nelayan tersebut dengan cara ditarik atau towing.
“Survivor ditemukan bersama kapalnya dalam keadaan selamat. Selanjutnya dilakukan evakuasi dengan cara towing menuju Pulau Sironjong,” jelas Abdul Malik.
Pada pukul 02.26 WIB, KN SAR Yudhistira bergerak menuju Pulau Sironjong yang berjarak sekitar 22 mil laut dari lokasi penemuan. Pihak keluarga korban telah menunggu di pulau tersebut.
Sekitar pukul 07.10 WIB, KN SAR Yudhistira bersama kapal korban tiba di Pulau Sironjong. Kedua nelayan kemudian diserahkan kepada pihak keluarga dalam kondisi selamat.
Setelah proses penyerahan selesai, KN SAR Yudhistira kembali menuju Dermaga Bungus. Kapal tiba dan sandar sekitar pukul 08.52 WIB.
“Setelah tiba di Dermaga Bungus, dilakukan debriefing. Seluruh unsur yang terlibat kemudian kembali ke kesatuan masing-masing. Dengan telah ditemukannya dan dievakuasinya seluruh korban dalam keadaan selamat, operasi SAR kami usulkan ditutup,” kata Abdul Malik.
Abdul Malik menyebut, salah satu kendala yang dihadapi tim selama operasi adalah kondisi penerangan. Sementara kondisi cuaca di lokasi secara umum berawan.
Dengan ditemukannya kedua nelayan dalam keadaan selamat dan telah diserahkan kepada pihak keluarga, operasi SAR kecelakaan kapal tersebut dinyatakan diusulkan untuk ditutup. (bs)
