![]() |
| Tim pengabdian PNP menyerahkan mesin pengaduk baglog jamur tiram di Kelurahan Limau Manis, Sabtu (7/11/2026). |
PADANG – Politeknik Negeri Padang (PNP) menghadirkan teknologi tepat guna untuk membantu meningkatkan produktivitas kelompok wanita pengusaha jamur tiram di Kelurahan Limau Manis, Kota Padang.
Melalui program Pengabdian kepada Masyarakat (PkM), PNP menyerahkan mesin pengaduk baglog untuk mempermudah proses pencampuran bahan baku media tanam jamur tiram yang selama ini masih dilakukan secara manual.
Kegiatan PkM bertajuk Implementasi Teknologi Baglog Pengaduk Jamur Tiram untuk Meningkatkan Produktivitas dan Kemandirian Perempuan Kelurahan Limau Manis tersebut dilaksanakan Sabtu (7/11/2026).
Tim pengabdian PNP diketuai Prof. Dr. Yuli Yetri, M.Si., dengan anggota Ir. Zulhendri, S.T., M.T., Rakiman, S.T., M.T., dan Haris, S.Pd., M.T. Kegiatan ini turut melibatkan mahasiswa Program Studi Manufaktur, D3 Teknik Mesin, serta Rekayasa Perancangan Mekanik.
Ketua tim PkM, Prof. Dr. Yuli Yetri,M.Si mengatakan mesin tersebut dirancang untuk mengatasi kendala pencampuran bahan baku baglog yang membutuhkan waktu dan tenaga cukup besar jika dikerjakan secara manual.
"Melalui penggunaan mesin pengaduk, proses pencampuran bahan diharapkan menjadi lebih cepat, efektif, dan merata. Dengan demikian, kualitas media tanam dapat lebih terjaga sekaligus meningkatkan kapasitas produksi kelompok usaha jamur di Kelurahan Limau Manis," ujarnya dalam keterangan tertulis, Minggu (8/11/2026).
Dalam kegiatan tersebut, tim PNP tidak hanya menyerahkan mesin, tetapi juga memberikan demonstrasi dan uji coba pengoperasian alat secara langsung.
Anggota kelompok diperkenalkan dengan tata cara penggunaan hingga pemeliharaan mesin. Pendampingan ini dilakukan agar teknologi yang diberikan dapat dimanfaatkan secara optimal dan berkelanjutan.
Prof. Dr. Yuli Yetri,M.Si menjelaskan, penerapan teknologi tepat guna tersebut diharapkan memberikan dampak terhadap pengembangan usaha masyarakat. Selain menghemat waktu dan tenaga, penggunaan mesin berpotensi meningkatkan kapasitas produksi serta memperkuat kemandirian ekonomi perempuan.
Keterlibatan mahasiswa, lanjutnya, juga menjadi bagian dari penerapan ilmu pengetahuan dan keterampilan keteknikan secara langsung untuk menjawab kebutuhan masyarakat.
"Keterlibatan mahasiswa menjadi sarana penerapan ilmu dan keterampilan keteknikan secara langsung dalam menjawab kebutuhan masyarakat," katanya.
![]() |
| Penyerahan mesin pengaduk baglog dari tim PkM PNP diharapkan dapat mempermudah proses pencampuran bahan baku media tanam jamur tiram di Kelurahan Limau Manis. |
Menurutnya, kegiatan pengabdian kepada masyarakat merupakan bagian dari tanggung jawab perguruan tinggi dalam menerapkan hasil pengembangan ilmu pengetahuan, teknologi, dan inovasi agar memberikan manfaat nyata.
Perguruan tinggi tidak hanya berperan dalam pendidikan dan penelitian, tetapi juga harus hadir sebagai mitra masyarakat untuk memberikan solusi atas berbagai persoalan yang dihadapi.
Karena itu, PNP berharap kerja sama dengan kelompok wanita pengusaha jamur tiram di Limau Manis dapat terus berlanjut melalui pendampingan, peningkatan keterampilan, serta pengembangan inovasi teknologi sesuai kebutuhan usaha.
Melalui penerapan mesin pengaduk baglog tersebut, proses produksi jamur tiram diharapkan semakin efisien. Pada akhirnya, peningkatan kapasitas usaha dapat memperkuat ekonomi keluarga dan membuka peluang pengembangan usaha produktif perempuan di tengah masyarakat.(rls/bs)

