![]() |
| Direktur PNP, Ir. Revalin Herdianto, S.T., M.Sc., Ph.D., saat melantik tiga wakil direktur periode 2026–2030, di Gedung C Kampus PNP, Senin (2/11). |
Tiga Wakil Direktur Dilantik, Rikky Vitria Gantikan Nasrullah Pimpin Kemahasiswaan
PADANG,— Politeknik Negeri Padang (PNP) memasang target lebih besar dalam menghadapi persaingan pendidikan vokasi. Tak hanya mengejar predikat perguruan tinggi unggul, PNP juga ingin memastikan lulusannya mampu menembus pasar kerja internasional.
Ambisi tersebut menjadi salah satu pesan penting yang disampaikan Direktur PNP, Ir. Revalin Herdianto, S.T., M.Sc., Ph.D., saat melantik tiga wakil direktur periode 2026–2030, di Gedung C Kampus PNP, Senin (2/11).
Dua pejabat lama kembali dipercaya menduduki posisi yang sama. Dr. Nurul Fauzi, S.E., M.M., Ak., CA, sebagai Wakil Direktur I Bidang Akademik dan Sarmiadi, S.E., M.M., sebagai Wakil Direktur II Bidang Keuangan dan Umum.
Sementara itu, posisi Wakil Direktur III Bidang Kemahasiswaan yang sebelumnya dijabat Nasrullah kini dipercayakan kepada Rikky Vitria.
Revalin menegaskan, penyegaran kepemimpinan PNP tersebut bukan sekadar pergantian pejabat, melainkan bagian dari evaluasi organisasi untuk menghadirkan energi baru dalam meningkatkan kinerja institusi.
Para wakil direktur diminta menerjemahkan Rencana Strategis (Renstra) PNP ke dalam program kerja yang terukur, sekaligus memastikan pencapaian Indikator Kinerja Utama (IKU) dan target kinerja yang telah ditetapkan kementerian.
Salah satu tantangan terbesar adalah memperluas kesempatan lulusan memasuki dunia kerja internasional.
Saat ini, PNP telah membuka kelas internasional pada enam program studi dan menerima lima mahasiswa asing. Kerja sama pendidikan dan industri juga terus diperluas dengan mitra di China, Taiwan, Jepang, dan Korea Selatan.
Lebih dari 180 mahasiswa bahkan telah mengikuti pendidikan dan magang di China serta Taiwan melalui skema joint degree, double degree, dan magang industri. Sebagian di antaranya telah menyelesaikan pendidikan dan memperoleh kontrak kerja di luar negeri.
"Sebagai pendidikan vokasi, kita harus memperluas akses mahasiswa untuk bekerja. Bukan hanya di dalam negeri, tetapi juga di luar negeri. Mereka harus mampu bersaing secara global," tegas Revalin.
Di sisi lain, PNP membidik akreditasi institusi unggul. Sekitar 80 persen program studi yang menjalani proses akreditasi tahun ini telah memperoleh predikat unggul.
Penguatan kualitas dosen, peningkatan jumlah doktor dan guru besar, serta pengembangan penelitian dan pengabdian kepada masyarakat juga menjadi prioritas. PNP turut menyiapkan pusat pelatihan kendaraan listrik dan mengoptimalkan infrastruktur komputasi kampus, termasuk server AI supercomputer, untuk pengembangan kecerdasan buatan.
![]() |
| Direktur PNP, Ir. Revalin Herdianto, S.T., M.Sc., Ph.D., poto bersama jajaran wakil direktur PNP |
Rikky Terima Tiga PR Kemahasiswaan
Di balik target besar institusi, pergantian Wakil Direktur III juga membawa sejumlah pekerjaan rumah. Nasrullah, yang telah memimpin bidang kemahasiswaan selama empat tahun, menitipkan tiga agenda penting kepada Rikky Vitria.
Pertama, menuntaskan pengesahan norma dan etika mahasiswa. Rancangan aturan tersebut telah dibahas di tingkat pimpinan dan selanjutnya akan dibawa ke senat sebelum disahkan direktur.
Kedua, memperkuat pembinaan karakter mahasiswa. Setiap program studi diharapkan memiliki pembina karakter yang dapat mendampingi mahasiswa. Selain itu, diperlukan ruang konsultasi atau program teman curhat sebagai wadah mahasiswa menyampaikan persoalan dan memperoleh pendampingan.
Ketiga, meningkatkan kualitas pelatihan kepemimpinan mahasiswa. Jika selama ini PNP telah menjalankan Latihan Keterampilan Manajemen Tingkat Dasar (LKMTD), ke depan program tersebut diharapkan berkembang hingga tingkat menengah dan lanjut.
Nasrullah mengatakan, berbagai prestasi mahasiswa selama masa kepemimpinannya merupakan hasil kerja bersama seluruh sivitas akademika, terutama ketua jurusan dan ketua program studi yang terlibat langsung dalam pembinaan.
"Harapan saya, beberapa pekerjaan rumah ini bisa dilanjutkan Pak Rikky Vitria, sehingga pembinaan kemahasiswaan semakin baik dan prestasi mahasiswa terus meningkat," ujarnya.
Sementara itu, Rikky Vitria menyatakan siap melanjutkan program-program positif yang telah dirintis pendahulunya. Ia mengakui pengalaman Nasrullah selama empat tahun menjadi modal penting untuk memperbaiki dan mengembangkan pembinaan kemahasiswaan.
"Pengalaman Pak Nasrullah selama memimpin bidang kemahasiswaan merupakan pelajaran berharga yang dapat dijadikan pedoman. Hal itu penting agar berbagai kekurangan dan kesalahan sebelumnya tidak kembali terulang," katanya.
Rikky juga berharap Nasrullah tetap memberikan masukan dan arahan agar kesinambungan program kemahasiswaan tetap terjaga.
Penyegaran kepemimpinan ini menjadi awal bagi PNP untuk memperkuat kualitas kelembagaan, meningkatkan prestasi mahasiswa, dan menyiapkan lulusan yang tidak hanya siap bekerja di dalam negeri, tetapi juga mampu bersaing di panggung internasional.
Pelantikan tersebut dihadiri jajaran Senat PNP, ketua jurusan, ketua program studi, mantan Direktur PNP Surfa Yondri dan Suhendrik Anwar, serta mitra strategis PNP. (bs)

