Khitanan Massal Gratis Warnai Dies Natalis ke-70 UNAND, Sasar Anak-anak dari Keluarga Terdampak Bencana - Sumbar19.com | Mewartakan Dari Penjuru 19 Daerah
arrow_upward

Khitanan Massal Gratis Warnai Dies Natalis ke-70 UNAND, Sasar Anak-anak dari Keluarga Terdampak Bencana

Rabu, 24 Juni 2026, 13.17 WIB

 

Khitanan massal gratis dilaksanakan pada peringatan Dies Natalis ke-70 (Lustrum XIV) Universitas Andalas (UNAND), Rabu (24/6/2026)

PADANG – Semangat pengabdian kepada masyarakat mewarnai peringatan Dies Natalis ke-70 (Lustrum XIV) Universitas Andalas (UNAND). Melalui Rumah Sakit Universitas Andalas (RS UNAND), kampus tertua di luar Pulau Jawa itu menggelar khitanan massal gratis bagi 70 anak dari berbagai wilayah di Kota Padang dan sekitarnya.

Kegiatan yang dilaksanakan bekerja sama dengan LAZ Alumni Fakultas Kedokteran (FK) UNAND tersebut menjadi bagian dari rangkaian program sosial dan kesehatan yang digelar UNAND untuk membantu masyarakat, khususnya yang terdampak bencana di Sumatera Barat.

Direktur RS UNAND, Dr. dr. Muhammad Riendra, menjelaskan bahwa khitanan massal bukanlah kegiatan yang berdiri sendiri, melainkan bagian dari sejumlah program pengabdian yang telah dilaksanakan dalam rangka Dies Natalis ke-70 Universitas Andalas.

"Sebelumnya, pada 20 Mei 2026 lalu, kami telah melaksanakan operasi bibir sumbing bagi 12 pasien. Kemudian pekan lalu juga dilakukan kegiatan penghijauan bersama berbagai pihak. Hari ini kami kembali melaksanakan kegiatan sosial berupa khitanan massal bersama LAZ Alumni FK UNAND," ujarnya.

Menurut Riendra, Dies Natalis ke-70 UNAND diisi dengan sekitar 21 kegiatan yang melibatkan berbagai fakultas dan unit kerja. Seluruh rangkaian kegiatan tersebut diarahkan untuk memberikan manfaat nyata bagi masyarakat melalui pendidikan, kesehatan, lingkungan, dan kemanusiaan.

Khitanan massal tahun ini mendapat sambutan luar biasa dari masyarakat. Dari sekitar 150 pendaftar, panitia akhirnya menetapkan 70 peserta sesuai kapasitas layanan yang tersedia.

Berdasarkan data panitia, peserta berasal dari berbagai kecamatan di Kota Padang, yakni delapan anak dari Kecamatan Kuranji, lima anak dari Nanggalo, 16 anak dari Pauh, tiga anak dari Koto Tangah, serta puluhan peserta lainnya yang mendaftar melalui jalur umum.

"Kami menggandeng LAZ Alumni FK UNAND karena lembaga ini memiliki kepedulian yang besar terhadap kegiatan sosial dan keagamaan. Melalui kemitraan ini, kami dapat menjangkau lebih banyak masyarakat yang membutuhkan," kata Riendra.

Manager LAZ Alumni FK UNAND, Nadya Aulia, mengatakan program tersebut merupakan bentuk kepedulian terhadap kesehatan anak-anak sekaligus membantu keluarga yang mengalami keterbatasan ekonomi.

"Kami memahami bahwa khitan merupakan bagian penting dalam kesehatan dan kehidupan anak. Namun tidak semua keluarga memiliki kemampuan ekonomi untuk melaksanakannya. Karena itu, dalam rangka Dies Natalis ke-70 Universitas Andalas, kami memfasilitasi 70 anak untuk mengikuti khitanan massal secara gratis," ujarnya.

Menurut Nadya, sebagian peserta merupakan anak-anak dari keluarga yang terdampak bencana di sejumlah daerah di Sumatera Barat. Selain mendapatkan layanan khitan gratis, peserta juga menerima edukasi kesehatan, konsultasi medis, serta bantuan perlengkapan sekolah untuk mendukung kegiatan belajar mereka menjelang tahun ajaran baru.

Dengan mengusung tema "Bergerak untuk Generasi Hebat", kegiatan tersebut diharapkan tidak hanya meningkatkan kesehatan anak-anak, tetapi juga memberikan dukungan bagi pendidikan dan masa depan mereka.

Wakil Rektor II Universitas Andalas, Hendrizal Handra meninjau pelaksanaan khitanan gratis di Rumah Sakit UNAND, Rabu (24/6/2026).

Sementara itu, Wakil Rektor II Universitas Andalas, Hendrizal Handra, menegaskan bahwa khitanan massal merupakan bagian dari komitmen kampus dalam membantu masyarakat yang masih dalam proses pemulihan pascabencana.

"Kita tahu bahwa tahun lalu Sumatera Barat, termasuk Kota Padang dan kawasan sekitar Universitas Andalas, mengalami bencana yang berdampak pada kehidupan masyarakat. Karena itu, kegiatan ini menjadi salah satu bentuk kepedulian dan kontribusi UNAND dalam membantu masyarakat yang masih dalam proses pemulihan," katanya.

Ia menegaskan bahwa UNAND akan terus hadir melalui berbagai program pengabdian masyarakat, baik di bidang kesehatan, pendidikan, lingkungan maupun kemanusiaan.

"Ini bukan satu-satunya kegiatan yang kami lakukan. Banyak program sosial dan kesehatan yang telah dilaksanakan dan akan terus berlanjut. UNAND ingin memastikan kehadirannya benar-benar dirasakan manfaatnya oleh masyarakat," ujarnya.

Pada kesempatan tersebut, Hendrizal juga menyampaikan apresiasi kepada seluruh panitia, tenaga medis, alumni, mitra, dan para orang tua yang telah mendukung terselenggaranya kegiatan tersebut.

"Kami berharap kegiatan ini berjalan lancar dan memberikan manfaat bagi anak-anak peserta serta keluarganya. Semoga ini menjadi bagian dari upaya bersama dalam membangun generasi yang sehat, kuat, dan berkualitas," tutupnya.(bs)