![]() |
| Penyematan pin kepada kepala Jorong di Kecamatan Palembayan yang hadir mengikuti kegiatan silaturahmi Persatuan Keluarga Kecamatan Palembayan (PKKP) Kota Padang, Minggu (21/6/2026). |
PADANG – Harapan besar disematkan kepada perantau Palembayan untuk kembali menjadi penggerak utama kebangkitan ekonomi masyarakat di kampung halaman. Hal itu mengemuka dalam kegiatan silaturahmi keluarga besar perantau Palembayan di Kota Padang, yang berlangsung hangat dan penuh semangat kolaborasi.
Wali Nagari Ampek Koto, Ronny Akmal, yang mewakili Camat Palembayan, menegaskan bahwa perantau bukan hanya bagian dari keluarga besar daerah, tetapi juga aset strategis dalam pembangunan Kecamatan Palembayan.
“Hubungan yang erat antara perantau dan kampung halaman akan menjadi kekuatan besar dalam membangun Palembayan. Dari silaturahmi ini, kita bisa membuka banyak peluang kerja sama yang nyata,” ujarnya saat diwawancarai pada kegiatan silaturahmi Persatuan Keluarga Kecamatan Palembayan (PKKP), di Medan Balinduang SMKN 7 Padang Minggu (21/6/2026).
![]() |
| Wali Nagari Ampek Koto, Ronny Akmal |
Ronny menilai, keberadaan perantau selama ini telah memberi harapan baru bagi pengembangan potensi daerah, khususnya sektor Usaha Mikro Kecil dan Menengah (UMKM).
Ia berharap sinergi antara Persatuan Keluarga Kecamatan Palembayan (PKKP), Pemerintah Kota Padang, dan pemerintah kecamatan dapat diperkuat, terutama dalam memperluas pemasaran produk unggulan daerah.
Sejumlah produk lokal Palembayan disebut memiliki daya saing tinggi, mulai dari kopi, gula aren, gula semut, madu, keripik, jagung, hingga kriket dari olahan berbahan cangkang kemiri dan komoditas pertanian lainnya. Namun, keterbatasan akses pasar masih menjadi tantangan utama.
“Produk kita berkualitas, tapi masih butuh pasar yang lebih luas. Di sinilah peran perantau sangat dibutuhkan untuk membuka jaringan pemasaran,” katanya.
Lebih jauh, Ronny juga mengungkapkan bahwa sejumlah wilayah di Palembayan masih dalam proses pemulihan pascabencana beberapa tahun terakhir. Hingga kini, pemulihan di sektor ekonomi, rumah tinggal, dan usaha masyarakat belum sepenuhnya tuntas.
“Harus diakui, kondisi belum pulih seratus persen. Banyak masyarakat masih terkendala modal dan pemasaran usaha,” jelasnya.
Ia pun mengajak para perantau untuk mengambil peran nyata dalam percepatan pemulihan ekonomi masyarakat. Menurutnya, jika setiap perantau mampu membantu satu keluarga di kampung halaman, dampaknya akan sangat signifikan bagi kebangkitan ekonomi daerah.
“Kalau ratusan perantau bergerak bersama, maka ratusan keluarga bisa kembali bangkit dan sejahtera,” tegasnya.
Ronny menegaskan, kolaborasi antara pemerintah, masyarakat, dan perantau merupakan bentuk nyata semangat gotong royong yang harus terus dijaga.
Ia juga memberikan apresiasi kepada PKKP Kota Padang yang telah memfasilitasi kegiatan silaturahmi tersebut sebagai jembatan penguat hubungan rantau dan kampung halaman.
Silaturahmi ini diharapkan tidak hanya menjadi ajang temu kangen, tetapi juga menjadi titik awal lahirnya kerja sama konkret yang mampu menggerakkan kembali roda ekonomi Palembayan menuju kebangkitan yang lebih kuat.(bs)

.jpg)