Revalin Herdianto Usung Visi Kampus Unggul, Transformatif, dan Berdampak untuk PNP - Sumbar19.com | Mewartakan Dari Penjuru 19 Daerah
arrow_upward

Revalin Herdianto Usung Visi Kampus Unggul, Transformatif, dan Berdampak untuk PNP

Kamis, 02 Oktober 2025, 20.10 WIB

Revalin Herdianto, S.T., M.Sc., Ph.D., bakal calon Direktur Politeknik Negeri Padang (PNP) periode 2025–2029 saat pemaparan visi, misi, dan program kerjanya dalam Rapat Senat Terbuka di Gedung PKM PNP, Kamis (2/10/2025).

PADANG – Ir. Revalin Herdianto, S.T., M.Sc., Ph.D., menegaskan komitmennya untuk menjadikan PNP sebagai kampus vokasi unggul, transformatif, dan berdampak.  Tidak hanya mencetak sumber daya manusia (SDM) berkualitas, tetapi juga mendorong pertumbuhan ekonomi dan sosial yang berkelanjutan menuju Indonesia Emas 2045.

Hal ini  disampaikannya saat pemaparan visi, misi, dan program kerjanya sebagai bakal calon Direktur Politeknik Negeri Padang (PNP) periode 2025–2029 dalam Rapat Senat Terbuka di Gedung PKM PNP, Kamis (2/10/2025).

Dalam paparannya, Revalin bakal calon nomor urut 2  merumuskan tujuh misi strategis untuk mencapai visi tersebut, yaitu:

1. Menyelenggarakan pendidikan vokasi inklusif dan adaptif terhadap perkembangan teknologi dan industri

2. Meningkatkan kualitas lulusan melalui pembelajaran transformatif berbasis capaian (Outcome-Based Education/OBE)

3. Mengembangkan riset dan inovasi terapan yang menjawab kebutuhan sosial, ekonomi, dan lingkungan.

4. Menjadikan kampus simpul pertumbuhan ekonomi melalui teaching factory, riset terapan, dan kewirausahaan.

5. Memperkuat tata kelola berbasis digital, akuntabel, dan otonom.

6.Menjalin kemitraan strategis baik nasional maupun internasional

7. Membina SDM unggul dan berintegritas sebagai pemimpin masa depan bangsa.

Dalam program kerjanya, Revalin menitikberatkan pada transformasi pendidikan vokasi dengan kurikulum OBE yang link and match dengan dunia industri (DUDI). 

Ia juga menekankan penguatan teaching factory, perluasan microcredentials, serta integrasi kearifan lokal seperti kebencanaan, energi terbarukan, dan ekonomi kreatif.

Di bidang riset, ia menggagas skema “1 dosen 1 inovasi untuk Asta Cita” dan pendirian pusat riset tematik untuk mendukung swasembada pangan, energi, dan air. 

Dari sisi kelembagaan, Revalin mendorong transformasi PNP menuju Badan Layanan Umum (BLU) yang lebih efisien dan berdaya saing, serta mengupayakan sertifikasi laboratorium berstandar ISO-17025.

Selain itu, ia menekankan pentingnya sinergi dengan UMKM, nagari, start-up lokal, hingga kolaborasi internasional lewat program pertukaran mahasiswa (AIMS, Erasmus, KNB). Revalin juga memberi perhatian besar pada pembinaan karakter mahasiswa technopreneur serta optimalisasi peran alumni melalui beasiswa, mentoring, dan jejaring kerja.

Menurut Revalin, Politeknik Negeri Padang harus hadir bukan hanya sebagai lembaga pendidikan vokasi, melainkan juga sebagai pusat inovasi, simpul pertumbuhan ekonomi, sekaligus wadah pembentukan generasi unggul yang siap bersaing secara global.

 “PNP harus berdampak, tidak hanya mencetak lulusan berkualitas, tetapi juga memberikan solusi nyata bagi masyarakat, industri, dan pembangunan bangsa. Inilah kontribusi kita menuju Indonesia Emas 2045,” pungkas Revalin. (bs)