Pemko Padang Batasi Ritel Luar, Dorong Produk UMKM Lokal Masuk Pasar Modern - Sumbar19.com | Mewartakan Dari Penjuru 19 Daerah
arrow_upward

Pemko Padang Batasi Ritel Luar, Dorong Produk UMKM Lokal Masuk Pasar Modern

Senin, 30 Maret 2026, 23.18 WIB

 

Pj Sekretaris Daerah Kota Padang Raju Minropa menerima kedatangan sejumlah pengusaha ritel brand lokal, di ruang kerjanya di Balai Kota Padang, Aie Pacah, Senin (30/3/2026).

PADANG, — Pemerintah Kota Padang memperkuat keberpihakan terhadap pelaku usaha mikro, kecil, dan menengah (UMKM) dengan membatasi masuknya ritel dari luar Sumatera Barat. Kebijakan ini diiringi dengan upaya memperluas akses pemasaran produk lokal melalui ritel modern yang telah beroperasi di kota tersebut.

Penjabat Sekretaris Daerah Kota Padang, Raju Minropa, mengatakan, langkah tersebut bertujuan agar pelaku usaha lokal dapat berkembang dan menjadi tuan rumah di daerah sendiri.

“Hari ini kita bertemu dengan pengusaha ritel brand lokal. Komitmen kita jelas, tidak mengizinkan brand luar Sumbar masuk ke Padang,” ujar Raju saat menerima pengusaha ritel di Balai Kota Padang, Aie Pacah, Senin (30/3/2026).

Menurut dia, ritel-ritel lokal akan didorong menyediakan ruang khusus untuk memasarkan produk UMKM. Keberadaan “pojok UMKM” diharapkan menjadi etalase bagi produk lokal agar lebih dikenal masyarakat luas.

Namun demikian, pengusaha ritel mengingatkan pentingnya peningkatan kualitas produk UMKM agar mampu bersaing di pasar modern. Produk yang dipasarkan di ritel, kata Raju, harus memenuhi standar tertentu, termasuk memiliki sertifikat halal dan izin edar dari BPOM.

Selain itu, kemasan produk dinilai perlu diperbaiki agar lebih menarik perhatian konsumen. “Kemasan yang baik dan menarik akan menjadi nilai tambah di pasar,” katanya.

Pemerintah Kota Padang, lanjut Raju, telah menyiapkan fasilitas pendukung untuk membantu pelaku UMKM. Di antaranya melalui Rumah Kemasan di Koto Tangah yang dibina Dinas Ketenagakerjaan dan Perindustrian, serta pendampingan peningkatan kualitas produk oleh Dinas Koperasi dan UKM.

Ia mengimbau pelaku UMKM untuk terus berinovasi, menjaga kualitas, serta memastikan produk yang dihasilkan memenuhi standar kesehatan dan kehalalan.

Dalam pertemuan tersebut, hadir sejumlah perwakilan ritel lokal, antara lain Budiman Swalayan, SJS Plaza, Aciak Mart, Raudah, Pelangi Mart, Singgalang Mart, Dalas, Dayu Mart, Citra Group, Tetha Mart, dan Pusat Buah.(bs)