Goro Massal Pascabanjir Digelar Serentak di Empat Kecamatan di Kota Padang - Sumbar19.com | Mewartakan Dari Penjuru 19 Daerah
arrow_upward

Goro Massal Pascabanjir Digelar Serentak di Empat Kecamatan di Kota Padang

Sabtu, 10 Januari 2026, 22.33 WIB
Wali Kota Padang Fadly Amran saat menghadiri gotong royong massal pascabanjir di Kampung Apar, Kelurahan Koto Panjang Ikur Koto, Kecamatan Koto Tangah, Sabtu (10/1/2026).

Padang — Pemerintah Kota Padang menggelar gotong royong massal pascabanjir di Kampung Apar, Kelurahan Koto Panjang Ikur Koto, Kecamatan Koto Tangah, Sabtu (10/1/2026). Kegiatan ini melibatkan sekitar 150 personel gabungan dari aparatur sipil negara (ASN) Pemko Padang, unsur TNI, serta relawan kebencanaan bersama warga setempat.

Wali Kota Padang Fadly Amran yang turun langsung ke lokasi menyebutkan, kegiatan tersebut merupakan tindak lanjut dari pertemuan Pemerintah Kota Padang dengan organisasi kebencanaan dan relawan beberapa hari sebelumnya. Gotong royong dilaksanakan serentak di empat kecamatan yang terdampak banjir paling parah.

“Ini tindak lanjut dari pertemuan dengan relawan dan organisasi kebencanaan. Hari ini kita bergerak serentak di empat kecamatan. Saya meninjau langsung di Kuranji dan Koto Tangah,” ujar Fadly.

Di Kecamatan Koto Tangah, gotong royong melibatkan seluruh ASN kecamatan bersama Pekerja Sosial Masyarakat (PSM), Kelompok Siaga Bencana (KSB), TP UMKM, Karang Taruna, KNPI, serta pendamping Program Keluarga Harapan (PKH). Mereka membersihkan lumpur dan sisa material banjir, sekaligus memperlancar saluran air kecil dan drainase di lingkungan permukiman.

Selain meninjau kegiatan, Fadly Amran bersama anggota DPRD Kota Padang Fautiaz Fauzi juga menerima bantuan peralatan dapur dari Kuttab Asy Syafi’i Kudus yang diperuntukkan bagi warga terdampak banjir. Bantuan tersebut diserahkan langsung di lokasi sebagai bagian dari dukungan pemulihan pascabencana.

Dalam dialog dengan warga, Fadly menekankan pentingnya semangat kerja bersama tanpa memperdebatkan pekerjaan mana yang harus didahulukan.

“Mana yang bisa kita kerjakan, kita kerjakan dulu. Kalau nanti masih ada genangan, kita gotong royong lagi,” kata Fadly.

Menurut dia, pembersihan saluran air kecil dan drainase perlu dilakukan secara berulang hingga kondisi benar-benar pulih untuk meminimalkan risiko banjir susulan, terutama saat curah hujan tinggi.

Kegiatan gotong royong tersebut menjadi bagian dari upaya Pemerintah Kota Padang mempercepat pemulihan lingkungan pascabencana sekaligus memperkuat kolaborasi antara pemerintah, relawan, dan masyarakat dalam menghadapi dampak banjir.(mb)