Universitas Andalas Kukuhkan Tujuh Guru Besar, Perkuat Tradisi Akademik dan Inovasi Keilmuan - Sumbar19.com | Mewartakan Dari Penjuru 19 Daerah
arrow_upward

Universitas Andalas Kukuhkan Tujuh Guru Besar, Perkuat Tradisi Akademik dan Inovasi Keilmuan

Jumat, 24 April 2026, 20.18 WIB
Universitas Andalas (Unand) akan menggelar pengukuhan tujuh guru besar pada Sabtu, 25 April 2026 di Gedung Convention Hall Universitas Andalas.

PADANG — Universitas Andalas (Unand) akan menggelar pengukuhan tujuh guru besar pada Sabtu, 25 April 2026, di Gedung Convention Hall Universitas Andalas. Prosesi akademik ini menjadi momentum penting dalam memperkuat kapasitas keilmuan kampus tertua di luar Pulau Jawa tersebut.

Pengukuhan ini melibatkan akademisi dari dua fakultas, yakni Fakultas Hukum dan Fakultas Peternakan. Dari Fakultas Hukum, guru besar yang akan dikukuhkan adalah Prof. Dr. Ferdi, S.H., M.H. dan Prof. Dr. Kurnia Warman, S.H., LL.M. Sementara dari Fakultas Peternakan, terdapat lima nama, yakni Prof. Dr. Ir. Montesqrit, S.Pt., M.Si., IPM, ASEAN Eng., Prof. Dr. Ir. Husmaini, M.P., Prof. Dr. Ir. Firda Arlina, M.Si., IPU., Prof. Dr. Ir. Elly Roza, M.S., serta Prof. Dr. Sri Melia, S.TP., M.P.

Sekretaris Universitas Andalas, Aidinil Zetra, menyebut pengukuhan ini bukan sekadar seremoni akademik, melainkan penegasan peran strategis perguruan tinggi dalam melahirkan pemikiran-pemikiran yang memberi dampak luas bagi masyarakat.

“Pengukuhan guru besar adalah tonggak penting dalam perjalanan akademik universitas. Ini menunjukkan bahwa Universitas Andalas terus melahirkan ilmuwan yang tidak hanya unggul di bidang keilmuan, tetapi juga memiliki kontribusi nyata bagi pembangunan bangsa,” ujar Aidinil Zetra di Padang, Jumat (24/4/2026).

Menurutnya, bertambahnya jumlah guru besar menjadi indikator kemajuan institusi dalam membangun tradisi riset, inovasi, serta kualitas pendidikan tinggi.

Ia menegaskan, para guru besar memiliki tanggung jawab besar dalam mengembangkan ilmu pengetahuan, membimbing generasi akademisi muda, serta menjadi rujukan dalam penyelesaian persoalan bangsa.

“Guru besar adalah pilar intelektual universitas. Kehadiran mereka memperkuat posisi kampus sebagai pusat keunggulan akademik dan sumber solusi atas berbagai tantangan masyarakat,” katanya.

Aidinil juga menambahkan, pengukuhan tujuh guru besar ini diharapkan dapat memperluas kolaborasi lintas disiplin ilmu, khususnya dalam menjawab isu-isu strategis di bidang hukum, peternakan, pangan, dan pembangunan berkelanjutan.

Prosesi pengukuhan dijadwalkan berlangsung mulai pukul 08.00 hingga 12.00 WIB dan dapat disaksikan secara langsung maupun melalui siaran daring di kanal resmi Universitas Andalas.

Dengan pengukuhan ini, Universitas Andalas menegaskan komitmennya untuk terus memperkuat reputasi akademik di tingkat nasional maupun internasional, sekaligus mendorong lahirnya inovasi yang berdampak bagi kemajuan Indonesia.(bs)