![]() |
| Bupati Solok Selatan Khairunas Safari Ramadan di Masjid Dakwatul Ilahi, Jorong Batang Limpauang, Nagari Pakan Rabaa Tangah, Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh, Senin (23/2/2026). |
PADANG ARO — Pemerintah pusat menerapkan kebijakan efisiensi belanja sejak 2025 yang berdampak pada berkurangnya dana transfer ke daerah, termasuk hingga tingkat nagari. Namun, kondisi tersebut ditegaskan tidak menyurutkan komitmen pembangunan di Kabupaten Solok Selatan.
Bupati Khairunas menegaskan, keterbatasan anggaran bukan alasan untuk menghentikan langkah pembangunan. Hal itu disampaikannya saat Safari Ramadan di Masjid Dakwatul Ilahi, Jorong Batang Limpauang, Nagari Pakan Rabaa Tangah, Kecamatan Koto Parik Gadang Diateh, Senin (23/2/2026).
“Anggaran pemerintah kabupaten berada dalam kondisi efisiensi, namun ini tidak mematahkan semangat untuk terus membangun Solok Selatan,” ujarnya.
Menurut Khairunas, seluruh program yang tertuang dalam visi dan misi daerah tetap dijalankan. Jika anggaran dari APBD terbatas, pemerintah daerah akan aktif mencari dukungan pembiayaan lain, termasuk menjalin sinergi dengan pemerintah provinsi dan pusat.
Di sektor pendidikan, misalnya, program seragam gratis kini dielevasi menjadi program seragam dan sekolah gratis. Pemerintah kabupaten juga telah menggandeng Pemerintah Provinsi Sumatera Barat agar program tersebut dapat menjangkau hingga jenjang SMA/sederajat.
Program keagamaan “Satu Jorong Satu Rumah Tahfidz” juga terus berlanjut. Saat ini tercatat 432 Rumah Tahfidz dengan 3.628 hafiz dan hafizah yang dibina. Program ini tak hanya membentuk generasi cerdas, tetapi juga berakhlak dan berkarakter.
Di bidang kesehatan, cakupan jaminan kesehatan nasional di Solok Selatan telah mencapai 99,07 persen. Pemerintah berkomitmen meningkatkan kualitas layanan, mulai dari puskesmas hingga rumah sakit.
Sementara itu, sektor UMKM juga menjadi perhatian. Pemerintah daerah menargetkan pelaku UMKM mampu naik kelas dan bersaing di pasar yang lebih luas.
“Tentu kita masyarakat harus yakin dan bagaimana Solok Selatan tidak tertinggal dari kabupaten/kota lainnya di Sumatera Barat,” tambahnya.
Di tengah keterbatasan fiskal, Pemerintah Kabupaten Solok Selatan mengajak masyarakat untuk terus mendukung dan bersinergi demi memastikan pembangunan tetap berjalan dan daerah tidak tertinggal.(mb/rls)
