![]() |
| Wali Kota Padang Fadly Amran dan Wakil Wali Kota Maigus Nasir saat menyampaikan sambutan dalam kegiatan refleksi kepemimpinan di Bagindo Aziz Chan Youth Center, Jumat (20/2/2026), |
PADANG — Satu tahun sudah Fadly Amran dan Maigus Nasir menakhodai Kota Padang. Tepat 20 Februari 2026 menjadi penanda perjalanan awal kepemimpinan keduanya sejak dilantik Presiden Republik Indonesia Prabowo Subianto di Istana Negara Jakarta pada 20 Februari 2025.
Momentum ini tak sekadar seremoni. Pemerintah Kota Padang menggelar refleksi kepemimpinan di Bagindo Aziz Chan Youth Center, Jumat (20/2/2026), dengan mengusung tema “Satu Tahun Kepemimpinan, Satujuan untuk Kejayaan Kota Padang.”
Hadir unsur Forkopimda, pimpinan OPD, tokoh masyarakat, akademisi, pelaku usaha, insan pers, hingga generasi muda—menggambarkan bahwa pembangunan kota adalah kerja bersama, bukan kerja satu-dua pihak semata.
Dalam refleksi tersebut, Fadly Amran menegaskan bahwa tahun pertama adalah fondasi penting untuk mewujudkan visi Padang sebagai kota sehat dan kota pintar (smart city) yang tetap berakar pada agama dan budaya.
“Setahun ini adalah pijakan awal. Kita bergerak memperkuat infrastruktur, meningkatkan kualitas pelayanan publik, memberdayakan ekonomi masyarakat, sekaligus mempercepat pemulihan pascabencana hidrometeorologi yang melanda akhir November 2025 lalu,” ujarnya.
Berbagai langkah percepatan pembangunan dilakukan, mulai dari penataan infrastruktur dasar, penguatan layanan publik berbasis digital, hingga dorongan ekonomi kerakyatan agar masyarakat semakin tangguh menghadapi tantangan.
Fadly juga menekankan pentingnya kolaborasi. “Pemerintah tidak bisa bekerja sendiri. Kolaborasi dan kekompakan adalah energi terbesar kita untuk membawa Padang semakin maju dan sejahtera,” tegasnya.
Senada, Maigus Nasir menyampaikan bahwa refleksi setahun kepemimpinan menjadi ruang evaluasi agar langkah ke depan semakin terarah dan terukur.
“Capaian ini adalah awal. Dalam empat tahun ke depan, kami berkomitmen merealisasikan visi-misi serta sembilan Program Unggulan (Progul) secara optimal agar benar-benar dirasakan masyarakat,” ujarnya.
Satu tahun telah dilewati dengan berbagai dinamika dan tantangan. Namun optimisme tetap menyala. Fadly–Maigus menatap sisa masa kepemimpinan dengan semangat baru—mengajak seluruh elemen masyarakat tetap solid, satu tujuan, demi kejayaan Kota Padang.(*)
