![]() |
| Kegiatan pencanangan pembangunan kembali gedung SD Negeri 49 Batang Kabung di Kelurahan Batang Kabung, Kecamatan Koto Tangah, Jumat (20/2/2026). |
PADANG — Harapan baru menyelimuti Kelurahan Batang Kabung, Kecamatan Koto Tangah. Setelah roboh diterjang banjir bandang pada akhir November 2025, SD Negeri 49 Batang Kabung akhirnya resmi dicanangkan untuk dibangun kembali, Jumat (20/2/2026).
Pembangunan sekolah tersebut terwujud melalui program Tanggung Jawab Sosial dan Lingkungan (TJSL) PT Indonesia Asahan Aluminium (Inalum), sebagai bentuk kepedulian terhadap dunia pendidikan pascabencana.
Wali Kota Padang, Fadly Amran, yang hadir langsung dalam pencanangan itu menyampaikan rasa syukur dan apresiasi atas dukungan nyata dari dunia usaha. Menurutnya, kolaborasi antara pemerintah daerah dan BUMN menjadi kunci percepatan pemulihan daerah terdampak bencana.
“Ini bukan sekadar membangun gedung sekolah, tetapi membangun kembali semangat dan masa depan anak-anak kita. Sinergi seperti inilah yang dibutuhkan masyarakat,” ujar Fadly.
Turut hadir dalam kegiatan tersebut COO Danantara Dony Oskaria, Wakil Ketua Komisi VI DPR RI Andre Rosiade, Gubernur Sumatera Barat Mahyeldi, Ketua DPRD Kota Padang Muharlion, serta Dandim 0312/Padang Kolonel Inf Ferry Adianto.
Pasca banjir bandang, aktivitas belajar mengajar sempat terhambat. Para siswa terpaksa menumpang di puskesmas pembantu dan TK setempat demi tetap melanjutkan pendidikan. Kondisi tersebut menjadi perhatian serius berbagai pihak.
Melalui dukungan TJSL Inalum, SDN 49 Batang Kabung akan dibangun kembali dengan fasilitas yang lebih representatif. Gedung baru nantinya dilengkapi enam ruang kelas dan empat ruang fungsional untuk menunjang proses belajar yang lebih optimal dan nyaman.
COO Danantara, Dony Oskaria, menegaskan bahwa pendidikan adalah fondasi utama pembangunan bangsa. “Kami ingin memastikan anak-anak di Batang Kabung kembali memiliki ruang belajar yang aman, layak, dan berkualitas. Investasi terbaik adalah investasi pada pendidikan,” katanya.
Direktur Utama PT Indonesia Asahan Aluminium, Melati Sarnita, menambahkan bahwa sektor pendidikan menjadi prioritas utama dalam program TJSL perusahaan, terutama di wilayah terdampak bencana.
Ia berharap pembangunan kembali SDN 49 Batang Kabung tidak hanya memperlancar proses belajar mengajar, tetapi juga menjadi simbol kebangkitan dan optimisme baru bagi masyarakat sekitar.
“Semoga sekolah ini menjadi titik awal bangkitnya kembali semangat belajar anak-anak Batang Kabung,” tuturnya.(bs)
