UNAND Perkuat Pembinaan Karakter, 2.684 Mahasiswa Ikuti Asistensi Agama - Sumbar19.com | Mewartakan Dari Penjuru 19 Daerah
arrow_upward

UNAND Perkuat Pembinaan Karakter, 2.684 Mahasiswa Ikuti Asistensi Agama

Sabtu, 28 Februari 2026, 19.11 WIB
Universitas Andalas (UNAND) resmi menggelar Grand Opening Asistensi Agama Islam Semester Genap pada Sabtu (28/2) di Masjid Nurul Ilmi

PADANG — Universitas Andalas (UNAND) resmi menggelar Grand Opening Asistensi Agama Islam Semester Genap pada Sabtu (28/2) di Masjid Nurul Ilmi. Mengusung tema “Islamic Awakening: Menguatkan Iman, Menginspirasi Perjalanan Akademik”, kegiatan ini menandai dimulainya rangkaian asistensi sebagai bagian dari penguatan pendidikan karakter di lingkungan kampus.

Direktur Pendidikan dan Pembelajaran UNAND, Dr. Mahdivan Syafwan, menyampaikan bahwa pada semester ini sebanyak 2.684 mahasiswa dari Fakultas Pertanian, Fakultas Ekonomi dan Bisnis (FEB), Fakultas Teknologi Informasi (FTI), Fakultas Ilmu Sosial dan Ilmu Politik (FISIP), serta Fakultas Ilmu Budaya (FIB) mengikuti mata kuliah agama.

Menurut Mahdivan, asistensi bukan program baru. Namun pada tahun ajaran 2025/2026, pelaksanaannya diperkuat dan ditegaskan sebagai bagian resmi dari pembelajaran.

“Asistensi memiliki bobot 30 persen dari mata kuliah agama berbobot 2 SKS, dengan sembilan kali pertemuan. Hari ini dihitung sebagai pertemuan pertama,” ujarnya.

Ia menambahkan, fasilitasi asistensi tidak hanya diperuntukkan bagi mahasiswa beragama Islam, tetapi juga bagi agama lain. Kebijakan tersebut menjadi wujud komitmen universitas dalam membangun karakter mahasiswa secara menyeluruh dan inklusif.

Mahdivan menilai, penguatan asistensi sejalan dengan visi UNAND sebagai kampus terkemuka dan bermartabat. “Terkemuka ditandai kompetensi dan keunggulan akademik. Bermartabat tercermin dari karakter, integritas, sikap, serta nilai yang dilandasi keimanan,” katanya.

Kegiatan ini dibuka secara resmi oleh Wakil Rektor I UNAND, Prof. Dr. Syukri Arief, M.Eng. Ia menegaskan bahwa asistensi merupakan bagian penting dalam mendukung Mata Kuliah Wajib Kurikulum (MKWK) Agama.

“Pembentukan karakter mahasiswa tidak dapat dilepaskan dari penguatan nilai agama. Asistensi harus menjadi ruang pembinaan diri agar nilai keislaman tidak berhenti pada teori, tetapi diimplementasikan dalam kehidupan akademik dan sosial,” tuturnya.

Rangkaian pembukaan turut diisi ceramah oleh Imam Besar Masjid Raya Sumbar, Rahimul Amin, yang mengangkat tema “Esensi Akidah dalam Kehidupan”. Ia menekankan bahwa akidah merupakan fondasi utama dalam membentuk moral dan integritas seorang Muslim.

Melalui kegiatan ini, asistensi agama diharapkan tidak sekadar menjadi formalitas perkuliahan, melainkan ruang penguatan iman dan pembentukan karakter mahasiswa, guna melahirkan lulusan UNAND yang unggul secara akademik sekaligus kokoh dalam nilai dan integritas.(bs/rls)