Banjir di Pasaman, Dua Warga Hanyut Terseret Arus - Sumbar19.com | Mewartakan Dari Penjuru 19 Daerah
arrow_upward

Banjir di Pasaman, Dua Warga Hanyut Terseret Arus

Rabu, 15 April 2026, 09.29 WIB


Tim SAR gabungan melakukan pencarian korban hanyut terseret arus saat mobil yang mereka tumpangi terjebak genangan banjir yang melanda Nagari Simpang Alahan Mati, Kabupaten Pasaman.

Satu Ditemukan Meninggal, Satu Masih Dicari

PADANG — Banjir yang melanda Nagari Simpang Alahan Mati, Kabupaten Pasaman, Sumatera Barat, Selasa (14/4/2026), mengakibatkan dua warga hanyut terseret arus saat mobil yang mereka tumpangi terjebak genangan.

Dua korban diketahui bernama Dewi Hayati (50) dan Meji Ardi (37), warga Kabupaten Pasaman Barat. Keduanya saat itu tengah dalam perjalanan menuju Bukittinggi untuk menghadiri acara wisuda keluarga.

Koordinator Pos Pencarian dan Pertolongan (SAR) Pasaman, Novi Yurandi, menyampaikan bahwa satu korban telah ditemukan dalam kondisi meninggal dunia.

“Meji Ardi ditemukan pada Selasa malam, sementara Dewi Hayati masih dalam pencarian hingga saat ini,” ujarnya, Rabu (15/4/2026).

Ia menjelaskan, kedua korban bukan berasal dari satu keluarga, melainkan bertetangga dan berangkat bersama untuk menghadiri wisuda di salah satu kampus di Bukittinggi.

Dalam perjalanan, kendaraan yang mereka tumpangi dihantam arus banjir hingga menyebabkan keduanya terseret.

Tim SAR gabungan terus melakukan upaya pencarian terhadap korban yang belum ditemukan dengan berbagai metode, seperti penyisiran aliran sungai dan penggunaan perahu karet.

“Kami masih fokus mencari satu korban lagi. Pencarian dilakukan di sepanjang aliran sungai, namun hingga saat ini korban belum ditemukan,” tambah Novi.

Selain menelan korban jiwa, banjir juga dilaporkan merusak sejumlah fasilitas umum di wilayah tersebut. Hingga kini, kerugian akibat bencana masih dalam proses pendataan.

Tim SAR memastikan pencarian akan terus dilanjutkan hingga seluruh korban berhasil ditemukan.(bs)