Ratusan Anak Ramaikan “Gebyar Mutiara Minang” 2026 di Padang - Sumbar19.com | Mewartakan Dari Penjuru 19 Daerah
arrow_upward

Ratusan Anak Ramaikan “Gebyar Mutiara Minang” 2026 di Padang

Minggu, 11 Januari 2026, 22.19 WIB
Wali Kota Padang Fadly Amran saat membuka Festival Tari Tradisional Budaya Anak Sumatera Barat “Gebyar Mutiara Minang” 2026.Gedung Bagindo Aziz Chan Youth Center, Padang

Fadly Amran: Tari Tradisi Benteng Karakter Generasi Muda

Padang,  — Riuh musik talempong dan hentakan kaki para penari cilik memenuhi Gedung Bagindo Aziz Chan Youth Center, Padang. Ratusan anak dari berbagai daerah di Sumatera Barat tampil percaya diri dalam Festival Tari Tradisional Budaya Anak Sumatera Barat “Gebyar Mutiara Minang” 2026.

Festival yang dirangkai dengan lomba tari Minang se-Sumatera Barat itu diinisiasi Sanggar Tari Mutiara Minang dan diikuti ratusan kelompok tari dari berbagai kabupaten dan kota. Kegiatan berlangsung selama dua hari, Sabtu (10/1/2026) hingga Minggu (11/1/2026).

Wali Kota Padang Fadly Amran yang membuka kegiatan tersebut mengapresiasi tingginya antusiasme peserta dan peran sanggar-sanggar tari dalam menjaga kelangsungan budaya Minangkabau.

Menurut Fadly, seni tari tradisional bukan hanya wadah ekspresi, tetapi juga sarana pembentukan karakter serta penguatan identitas anak sejak usia dini.

“Seni tari tradisional bukan sekadar pertunjukan, tetapi sarana pendidikan karakter dan penanaman jati diri budaya. Inilah benteng kita agar anak-anak tidak tercerabut dari akar budayanya di tengah arus globalisasi,” ujar Fadly.

Ia menegaskan Pemerintah Kota Padang terus mendorong pengembangan seni dan budaya, khususnya yang melibatkan anak-anak dan generasi muda. Sebagai ibu kota provinsi, Padang dinilai memiliki peran strategis dalam menjaga kesinambungan kebudayaan Minangkabau.

“Pemko Padang akan terus mendorong pembinaan seni budaya dan menyediakan ruang ekspresi bagi anak-anak serta pelaku seni. Ini sejalan dengan Program Padang Balomba sebagai bagian dari Program Unggulan Padang Juara,” kata dia.

Sementara itu, anggota DPRD Kota Padang Wahyu Hidayat selaku Pembina Sanggar Tari Mutiara Minang menyampaikan apresiasi atas dukungan Pemerintah Kota Padang dan seluruh pihak yang terlibat dalam pelaksanaan festival.

Ia menyebutkan, festival ini diikuti peserta dari berbagai sanggar tari di Sumatera Barat, dengan 145 peserta berasal dari Sanggar Tari Mutiara Minang. Para penampil membawakan tari tradisional Minangkabau serta tari kreasi yang tetap berpijak pada adat dan budaya lokal.

“Selain sebagai ajang kompetisi, kegiatan ini menjadi sarana silaturahmi antarsanggar, meningkatkan kreativitas anak, serta menggali potensi seni budaya daerah yang berlandaskan nilai adat basandi syarak, syarak basandi Kitabullah,” ujar Wahyu.

Festival “Gebyar Mutiara Minang” dinilai menjadi ruang strategis untuk menyiapkan regenerasi pelaku seni tradisi, sekaligus menanamkan kebanggaan budaya kepada generasi muda Sumatera Barat sejak dini. (mb)