PNP dan Pemko Buka Jalur Kuliah Internasional, Mahasiswa Bisa Kuliah 2 Tahun di Tiongkok - Sumbar19.com | Mewartakan Dari Penjuru 19 Daerah
arrow_upward

PNP dan Pemko Buka Jalur Kuliah Internasional, Mahasiswa Bisa Kuliah 2 Tahun di Tiongkok

Rabu, 08 April 2026, 17.02 WIB

 

Direktur PNP, Revalin Herdianto didampingi Wakil Direktur Bidang Kemahasiswaan Nasrullah saat menerima kunjungan Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang, Yopi Krislova dan jajaran di kampus PNP.

PADANG, — Politeknik Negeri Padang bekerja sama dengan Pemerintah Kota Padang membuka program kelas internasional skema joint degree 2+2 bersama mitra pendidikan di Guangdong, Tiongkok. Program ini ditujukan untuk memperluas akses pendidikan vokasi bertaraf global bagi generasi muda di daerah tersebut.

Program kelas internasional skema joint degree 2+2 ini menjadi peluang emas bagi generasi muda Padang untuk merasakan pengalaman pendidikan global sekaligus terhubung langsung dengan dunia industri internasional.

Direktur PNP, Revalin Herdianto, menyebutkan bahwa program ini tidak hanya memberikan akses pendidikan lintas negara, tetapi juga mengintegrasikan pembelajaran dengan pengalaman industri global.

“Kolaborasi ini menjadi menarik karena seleksi mahasiswa dilakukan secara berjenjang. Dimulai dari Dinas Pendidikan Kota Padang, lalu dilanjutkan dengan seleksi akademik dan kesiapan mengikuti program internasional di PNP,” jelasnya, Selasa (7/4/2026).

Ia menyampaikan, skema ini dirancang untuk memastikan peserta yang lolos tidak hanya unggul secara akademik, tetapi juga siap secara mental dan memiliki komitmen tinggi menjalani pendidikan internasional.

"Dalam program ini, mahasiswa akan menempuh dua tahun pertama di PNP untuk membangun fondasi keilmuan, khususnya pada Program Studi Teknik Mesin dan Teknik Elektro. Selanjutnya, mereka akan melanjutkan dua tahun pendidikan di Guangdong, salah satu pusat industri dan teknologi terbesar di dunia," terangnya.

Ia mengungkapkan, keunggulan utama program ini terletak pada kesempatan magang di perusahaan-perusahaan Tiongkok, baik yang beroperasi di Indonesia maupun di luar negeri. Hal ini memberikan pengalaman nyata bagi mahasiswa dalam memahami standar kerja global serta budaya industri internasional.

"Pada tahap awal, program ini hanya membuka satu kelas dengan kuota terbatas sebanyak 20 mahasiswa terpilih. 

Selain seleksi ketat, peserta juga akan mendapatkan pembekalan intensif, termasuk pelatihan bahasa Mandarin sebagai bekal studi di luar negeri," ungkapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Pendidikan dan Kebudayaan Kota Padang, Yopi Krislova, menegaskan bahwa program ini merupakan bagian dari strategi besar Pemko Padang dalam menyiapkan generasi muda yang mampu bersaing di tingkat global.

“Kami ingin anak-anak Kota Padang tidak hanya punya akses pendidikan, tetapi juga kesempatan berkembang di level internasional. Kolaborasi dengan PNP ini adalah langkah konkret membuka jalan tersebut,” jelasnya.

Melalui kolaborasi ini, PNP dan Pemerintah Kota Padang berharap dapat mencetak lulusan vokasi yang memiliki kompetensi teknis, pengalaman internasional, serta kesiapan menghadapi kebutuhan industri global. Program ini juga diharapkan menjadi model pengembangan pendidikan vokasi berbasis kemitraan daerah dan internasional.(bs)