![]() |
| Wali Kota Padang, Fadly Amran, menghadiri Tabligh Akbar yang diselenggarakan oleh LAZ Al Azhar Sumatera Barat di Masjid Baiturrahmah, Kelurahan Aie Pacah, Kecamatan Koto Tangah, Sabtu (18/4/2026). |
PADANG – Wali Kota Padang, Fadly Amran, menghadiri Tabligh Akbar yang diselenggarakan oleh LAZ Al Azhar Sumatera Barat di Masjid Baiturrahmah, Kelurahan Aie Pacah, Kecamatan Koto Tangah, Sabtu (18/4/2026).
Kegiatan tersebut menghadirkan penceramah Tgk. Habibi An Nawawi, dai asal Aceh yang dikenal sebagai Juara I AKSI Indosiar 2026. Selain tausiah, acara juga dirangkaikan dengan penggalangan donasi untuk Palestina.
Dalam sambutannya, Fadly Amran menyampaikan apresiasi kepada LAZ Al Azhar atas inisiatif penyelenggaraan kegiatan yang dinilai mampu memperkuat nilai kepedulian dan kebersamaan di tengah masyarakat.
“Kegiatan ini mengingatkan kita semua bahwa masih banyak saudara-saudara kita di Palestina yang membutuhkan uluran tangan. Ada yang masih berjuang memenuhi kebutuhan hidup, bahkan harus tinggal di pengungsian karena kondisi yang tidak memungkinkan,” ujarnya.
Lebih lanjut, ia menyoroti kondisi global yang tengah menghadapi berbagai tantangan dan dampaknya terhadap kehidupan masyarakat dunia. Ia pun mengajak masyarakat Padang untuk senantiasa bersyukur karena Indonesia tetap dalam keadaan aman dan damai.
“Sebagai bangsa yang berlandaskan Pancasila, kita harus terus memperkuat nilai-nilai keagamaan dan moral dalam kehidupan sehari-hari. Kedamaian sejati bukan hanya di luar, tetapi juga di dalam hati setiap individu,” jelasnya.
Fadly Amran juga menegaskan komitmen Pemerintah Kota Padang dalam mendukung kegiatan keagamaan melalui berbagai aktivasi Program Smart Surau. Program ini bertujuan menghidupkan kembali peran masjid dan musala sebagai pusat pembinaan umat.
“Program ini merupakan penguatan dari praktik baik yang selama ini telah dilakukan oleh pengurus masjid dan musala. Pemerintah hadir memperkuat program tersebut melalui kegiatan Subuh Mubarakah, ruang pembelajaran digital, serta penguatan pendidikan keagamaan bagi generasi muda agar mampu beradaptasi dengan perkembangan teknologi,” pungkasnya.(bs)
