Momentum Iduladha di UNAND: Khatib Ingatkan Sembelih Ego dan Keserakahan, Bukan Sekadar Hewan Kurban - Sumbar19.com | Mewartakan Dari Penjuru 19 Daerah
arrow_upward

Momentum Iduladha di UNAND: Khatib Ingatkan Sembelih Ego dan Keserakahan, Bukan Sekadar Hewan Kurban

Rabu, 27 Mei 2026, 17.06 WIB
Salat Iduladha 1447 Hijriah di Masjid Nurul Ilmi Universitas Andalas (UNAND), Rabu (27/5/2026) dihadiri ribuan jamaah.

PADANG,  — Salat Iduladha 1447 Hijriah di Masjid Nurul Ilmi Universitas Andalas (UNAND), Rabu (27/5/2026), tak hanya menjadi momentum ibadah tahunan. Dari mimbar khutbah, jamaah diajak memaknai kurban lebih dalam: bukan sekadar menyembelih hewan, tetapi juga menaklukkan ego, hawa nafsu, dan keserakahan diri.

Ribuan jamaah memadati masjid kampus tersebut untuk menunaikan Salat Iduladha. Khatib, Ustaz M. Hafizh Safitri, menegaskan bahwa esensi Iduladha terletak pada kepatuhan total kepada Allah SWT serta kemampuan manusia mengendalikan kecintaan berlebihan terhadap dunia.

“Iduladha bukan sekadar tentang menyembelih hewan. Yang paling penting adalah bagaimana kita menyembelih ego, hawa nafsu, serta menumbuhkan rasa cinta dan kepatuhan yang lebih besar kepada Allah SWT,” ujarnya dalam khutbah.

Ia mengangkat kisah Nabi Ibrahim AS, Nabi Ismail AS, dan Siti Hajar sebagai teladan keteguhan iman dan pengorbanan. Menurutnya, ujian berat yang dihadapi keluarga Nabi Ibrahim menunjukkan pentingnya menanamkan nilai ketakwaan dalam keluarga.

Ketika perintah penyembelihan datang, kata dia, Nabi Ismail tidak menolak, melainkan menunjukkan kepatuhan luar biasa kepada perintah Allah SWT.

“Yang kita sembelih hari ini bukan anak-anak kita, melainkan ego, keserakahan, dan rasa cinta berlebihan terhadap dunia,” tegasnya.

Sementara itu, Rektor UNAND Efa Yonnedi menyampaikan ucapan Selamat Hari Raya Iduladha 1447 Hijriah kepada seluruh sivitas akademika dan masyarakat. Ia menilai Iduladha mengandung pesan kuat tentang pengorbanan yang harus beriringan dengan kepedulian sosial.

“Iduladha mengajarkan dua hal yang tidak terpisahkan, yakni pengorbanan dan kepedulian. Bukan sekadar ritual, tetapi wujud rasa syukur yang dibagikan kepada sesama,” katanya.

Efa berharap nilai keikhlasan, solidaritas, dan semangat berbagi yang lahir dari Iduladha dapat memperkuat peran UNAND sebagai kampus yang memberi manfaat lebih luas bagi masyarakat, bangsa, hingga dunia. (bs)