Sungai Batang Tampo Meluap, Nagari Taluak Lumpuh Diterjang Banjir, Puluhan Rumah Rusak dan Warga Terisolasi - Sumbar19.com | Mewartakan Dari Penjuru 19 Daerah
arrow_upward

Sungai Batang Tampo Meluap, Nagari Taluak Lumpuh Diterjang Banjir, Puluhan Rumah Rusak dan Warga Terisolasi

Rabu, 13 Mei 2026, 21.13 WIB

 

Bupati Tanah Datar, Eka Putra, langsung turun meninjau lokasi bencana banjir yang menerjang Nagari Taluak, Kecamatan Lintau Buo.

TANAH DATAR — Banjir bandang menerjang Nagari Taluak, Kecamatan Lintau Buo, Kabupaten Tanah Datar, Selasa (12/5/2026) malam. Luapan Sungai Batang Tampo akibat hujan deras menghanyutkan lima rumah dan lima jembatan, merusak puluhan rumah warga, serta memutus akses sejumlah wilayah.

Selain merusak permukiman, banjir juga menghantam lebih dari seratus hektare lahan persawahan masyarakat. Sejumlah warga dilaporkan terisolasi akibat jembatan penghubung hanyut terbawa arus.

Bupati Tanah Datar, Eka Putra, langsung turun meninjau lokasi bencana bersama jajaran pemerintah daerah setelah menerima laporan dari pemerintah nagari dan masyarakat.

“Saat ini saya berada di lokasi terdampak banjir di Nagari Taluak. Berdasarkan laporan wali nagari, banjir tadi malam mengakibatkan 67 rumah rusak, lima rumah dan lima jembatan hanyut, serta merusak lebih dari seratus hektare sawah masyarakat,” ujar Eka Putra, Rabu (13/5/2026).

Ia mengatakan pemerintah daerah saat ini fokus memastikan keselamatan warga terdampak, terutama masyarakat yang mengungsi akibat rumah mereka hanyut diterjang banjir.

“Kami memastikan warga yang mengungsi dalam kondisi aman, terutama kebutuhan kesehatan dan makanan harus terjamin,” katanya.

Dalam kunjungan tersebut, Eka Putra didampingi anggota DPRD Tanah Datar Indra Gunalan, BPBD, Dinas PUPR, Dinas Sosial, camat, dan sejumlah pejabat lainnya.


Pemerintah daerah juga telah menyalurkan bantuan bahan makanan mentah untuk kebutuhan warga terdampak. Distribusi logistik selanjutnya dikoordinasikan bersama pemerintah nagari dan masyarakat setempat.

Eka Putra menyebut banjir kali ini menjadi salah satu yang terparah selama dirinya menjabat sebagai bupati. Luapan Sungai Batang Tampo diduga dipicu tingginya curah hujan di kawasan hulu Gunung Sago.

“Fokus utama kami sekarang adalah menyelamatkan warga terdampak dan memastikan penanganan berjalan cepat,” tegasnya.

Sementara itu, Wali Nagari Taluak, Pendi Aswil, mengatakan warga yang rumahnya hanyut sementara mengungsi ke rumah kerabat. Namun pemerintah nagari juga telah menyiapkan lokasi pengungsian darurat di Kantor Wali Nagari Taluak.

“Kami siaga 24 jam memantau kondisi di lapangan. Jika situasi memburuk, seluruh fasilitas pengungsian sudah kami siapkan,” ujarnya.(rls/mb)