![]() |
| Bupati Tanah Datar Eka Putra meninjau langsung progres pembangunan Hunian Tetap (Huntap) bagi korban galodo atau banjir bandang di Kecamatan Rambatan, Selasa (30/6). |
BATUSANGKAR – Bupati Tanah Datar Eka Putra meninjau langsung progres pembangunan Hunian Tetap (Huntap) bagi korban galodo atau banjir bandang di Kecamatan Rambatan, Selasa (30/6). Peninjauan dilakukan untuk memastikan pembangunan berjalan sesuai target sehingga dapat segera ditempati masyarakat terdampak bencana.
Dalam kunjungan tersebut, Bupati didampingi Dandim 0307/Tanah Datar Letkol Hendriyana dan disambut Kepala Pelaksana Proyek PT Nindya Karya, Zullyawan Adi Sampurna.
Eka Putra mengatakan pembangunan Huntap ditargetkan selesai dalam waktu tiga hingga lima bulan. Sebanyak 79 unit rumah tipe 36 dibangun di atas lahan seluas 1,8 hektare untuk warga terdampak galodo di Kecamatan Batipuh Selatan, Batipuh, dan X Koto.
Meski progres pembangunan terus berjalan, Bupati mengungkapkan proyek masih menghadapi kendala berupa kekurangan tenaga kerja.
"Hari ini saya meninjau langsung perkembangan pembangunan Huntap. Secara umum pekerjaan berjalan, namun masih terkendala kekurangan tenaga kerja. Karena itu, saya mengimbau masyarakat Tanah Datar yang ingin bekerja sebagai tukang maupun kuli harian agar segera mendaftar ke PT Nindya Karya di lokasi proyek di Rambatan. Saat ini dibutuhkan sekitar 50 orang tenaga kerja," ujarnya.
Menurut Eka Putra, pembangunan Huntap merupakan bentuk perhatian pemerintah pusat terhadap masyarakat yang terdampak bencana. Program tersebut merupakan bantuan pemerintah pusat atas arahan Presiden Prabowo melalui Danantara Indonesia.
Ia menyampaikan apresiasi kepada pemerintah pusat atas dukungan yang diberikan dan berharap pembangunan dapat selesai tepat waktu sehingga para korban bencana segera menempati rumah yang layak dan aman.
"Pembangunan ini harus kita kawal bersama agar berjalan lancar dan dapat segera ditempati masyarakat terdampak bencana. Mohon doa agar Huntap ini cepat selesai sehingga warga korban galodo bisa segera menempati hunian yang lebih aman dan nyaman," katanya.
Sementara itu, Kepala Pelaksana Proyek PT Nindya Karya, Zullyawan Adi Sampurna, menyebut progres pembangunan saat ini telah mencapai sekitar 40 persen. Ia optimistis pekerjaan dapat diselesaikan sesuai jadwal meski masih membutuhkan tambahan tenaga kerja.
"Insya Allah pembangunan Huntap akan selesai sesuai target. Kendala utama memang masih pada kekurangan tenaga kerja. Kami mengucapkan terima kasih kepada Pemerintah Kabupaten Tanah Datar, khususnya Bupati Eka Putra, yang terus memberikan dukungan dan melakukan monitoring terhadap pembangunan ini," ujarnya.(mb/rls)
