![]() |
| Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir saat memberikan tausiyah dalam kegiatan Subuh Mubarakah di Masjid Nurul Ikhlas, Kelurahan Surau Gadang, Kecamatan Nanggalo, Sabtu (27/6). |
PADANG – Momentum Tahun Baru Islam 1448 Hijriah hendaknya tidak hanya diperingati sebagai pergantian kalender, tetapi menjadi titik awal perubahan menuju kehidupan yang lebih baik.
Pesan itu disampaikan Wakil Wali Kota Padang Maigus Nasir saat memberikan tausiyah dalam kegiatan Subuh Mubarakah di Masjid Nurul Ikhlas, Kelurahan Surau Gadang, Kecamatan Nanggalo, Sabtu (27/6).
Dalam kesempatan tersebut, Maigus mengajak seluruh masyarakat menjadikan makna hijrah sebagai perubahan sikap dan perilaku dengan meninggalkan segala bentuk kemaksiatan serta meningkatkan keimanan dan ketakwaan kepada Allah SWT.
"Secara bahasa, hijrah berarti meninggalkan atau berpindah. Rasulullah SAW bersabda bahwa orang yang berhijrah adalah orang yang meninggalkan segala sesuatu yang dilarang oleh Allah SWT. Karena itu, jika kita ingin meraih rahmat dan keberkahan Allah SWT, maka wujudkanlah masyarakat yang beriman, bertakwa, dan menjauhi segala bentuk kemaksiatan," ujarnya di hadapan jamaah.
Maigus menegaskan, semangat hijrah harus diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari, bukan hanya menjadi seremoni setiap datangnya Tahun Baru Islam. Menurutnya, tantangan umat saat ini bukan lagi berpindah tempat, melainkan mampu menjaga diri, keluarga, dan lingkungan dari berbagai perilaku yang bertentangan dengan ajaran agama.
Karena itu, Pemerintah Kota Padang terus menguatkan berbagai program keagamaan dan sosial sebagai upaya membentengi masyarakat dari pengaruh negatif. Di antaranya melalui Parade Tauhid, Deklarasi Anti Narkoba, gerakan Tolak LGBT, hingga Program Smart Surau.
Menurut Maigus, Program Smart Surau menjadi salah satu langkah strategis dalam membentuk karakter generasi muda sejak dini.
"Jihad hari ini adalah menjaga anak-anak kita. Melalui Program Smart Surau, kita ingin mengajak anak-anak kembali meramaikan masjid, belajar mengaji, serta membiasakan diri dengan kegiatan-kegiatan keagamaan," katanya.
Ia menambahkan, menjaga generasi muda dari pengaruh narkoba, pergaulan bebas, dan berbagai bentuk kemaksiatan merupakan jihad yang paling relevan pada masa sekarang.
Sementara itu, Ketua Pengurus Masjid Nurul Ikhlas, Idrial Idrus, mengatakan kegiatan Subuh Mubarakah kali ini menjadi yang pertama digelar setelah memasuki Tahun Baru Islam 1448 Hijriah.
Menurutnya, kegiatan tersebut diharapkan menjadi awal yang baik dalam memperkuat syiar Islam dan membangun semangat hijrah di tengah masyarakat.
"Kami berharap Subuh Mubarakah ini menjadi awal yang baik dalam menjalani Tahun Baru Islam. Semoga semangat hijrah tidak hanya menjadi seremonial, tetapi benar-benar diwujudkan dalam kehidupan sehari-hari melalui peningkatan ibadah, akhlak, dan kepedulian terhadap sesama," ujarnya.
Kegiatan Subuh Mubarakah turut dihadiri Plt Kabag Kesra Setdako Padang Zul Asfi Lubis, Camat Nanggalo David Ferdinand, para lurah se-Kecamatan Nanggalo, serta ratusan jamaah Masjid Nurul Ikhlas.
Melalui kegiatan tersebut, Pemerintah Kota Padang berharap semangat hijrah dapat menjadi kekuatan untuk membangun masyarakat yang religius, berakhlak, serta mampu menjaga generasi muda dari berbagai pengaruh negatif di tengah perkembangan zaman. (bs)
