![]() |
| Ficky Tri Saputra resmi menyatakan kesiapannya maju pada Musyawarah Daerah (Musda) V IJTI Sumbar, 4–5 September 2026 |
Padang – Bursa calon Ketua Ikatan Jurnalis Televisi Indonesia (IJTI) Sumatera Barat mulai menghangat. Jurnalis senior Ficky Tri Saputra resmi menyatakan kesiapannya maju pada Musyawarah Daerah (Musda) V IJTI Sumbar, 4–5 September 2026, dengan membawa misi besar: membangun organisasi yang lebih kuat sekaligus memperjuangkan kesejahteraan seluruh anggotanya.
Mengawali langkahnya dengan mengucapkan "Bismillah", Ficky menegaskan bahwa pencalonannya lahir dari keinginan untuk menghadirkan perubahan yang benar-benar dirasakan anggota, bukan sekadar pergantian kepemimpinan.
"Bismillah, saya siap maju sebagai calon Ketua IJTI Sumbar. Saya ingin IJTI menjadi organisasi yang semakin solid, profesional, dan menghadirkan program-program yang memberikan manfaat nyata bagi seluruh anggota," ujar Ficky.
Bagi Ficky, organisasi profesi tidak cukup hanya menjadi wadah berhimpun. IJTI harus mampu hadir sebagai rumah besar yang melindungi, menguatkan, dan meningkatkan kesejahteraan para jurnalis televisi.
Karena itu, ia menjadikan perlindungan BPJS bagi anggota sebagai salah satu program prioritas apabila dipercaya memimpin IJTI Sumbar periode 2026–2030.
"Anggota adalah kekuatan utama organisasi. Sudah seharusnya mereka mendapatkan perhatian dan perlindungan, termasuk melalui jaminan kesehatan. Saya ingin memperjuangkan agar seluruh anggota IJTI memperoleh perlindungan BPJS," tegasnya.
Selain memperjuangkan kesejahteraan, Ficky juga menyiapkan agenda peningkatan kapasitas anggota melalui pelatihan, uji kompetensi, dan penguatan jejaring dengan pemerintah, perguruan tinggi, dunia usaha, serta berbagai lembaga strategis. Menurutnya, IJTI Sumbar harus menjadi organisasi yang adaptif terhadap perkembangan teknologi penyiaran dan tantangan jurnalisme digital.
Rekam jejak Ficky di dunia jurnalistik menjadi modal penting dalam pencalonannya. Ia pernah mengawali karier di Padang TV, kemudian dipercaya sebagai Komisioner Komisi Penyiaran Indonesia Daerah (KPID) Sumatera Barat, dan kini aktif sebagai jurnalis Sumbar Satu TV.
Pengalaman tersebut membuatnya memahami secara langsung tantangan yang dihadapi jurnalis televisi, mulai dari peningkatan kompetensi, perlindungan profesi, hingga penguatan solidaritas antaranggota.
Musda V IJTI Sumbar mengusung tema "Menembus Batas Bencana, Membuka Mata Dunia", yang merefleksikan semangat insan televisi untuk terus menghadirkan karya jurnalistik yang cepat, akurat, berimbang, dan berdampak bagi masyarakat.
Pemilihan Ketua IJTI Sumbar periode 2026–2030 dalam Musda mendatang diharapkan menjadi momentum menghadirkan kepemimpinan yang mampu membawa organisasi semakin profesional, berwibawa, dan semakin dekat dengan kebutuhan anggotanya.(rls/bs)
