Kernet Truk Tewas Terlindas Kendaraan Bermuatan Besi di Padang Pariaman, Basarnas Lakukan Evakuasi - Sumbar19.com | Mewartakan Dari Penjuru 19 Daerah
arrow_upward

Kernet Truk Tewas Terlindas Kendaraan Bermuatan Besi di Padang Pariaman, Basarnas Lakukan Evakuasi

Selasa, 07 Juli 2026, 12.53 WIB

 

Kernet truk bermuatan besi meninggal dunia  terlindas dan terjepit di bawah truk di Barangan, Kecamatan Kuranji, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, Selasa (7/7/2026) pagi.

Padang Pariaman – Seorang kernet truk bermuatan besi meninggal dunia setelah terlindas dan terjepit di bawah kendaraan yang mundur saat melintasi tanjakan Barangan, Kecamatan Kuranji, Kabupaten Padang Pariaman, Sumatera Barat, Selasa (7/7/2026) pagi.

Korban diketahui bernama Ardan (36), warga Ngalau, Payakumbuh. Sementara sopir truk, Delfius Antoni (43), warga Jalan Riau, Payakumbuh Barat, selamat dalam peristiwa tersebut.

Kepala Kantor SAR Padang, Abdul Malik, mengatakan pihaknya menerima laporan kejadian pada pukul 08.05 WIB. Menindaklanjuti informasi tersebut, Unit Siaga SAR Agam langsung mengerahkan tujuh personel menuju lokasi kejadian.

"Begitu menerima laporan, tim diberangkatkan pada pukul 08.15 WIB dengan membawa peralatan ekstrikasi, medis, komunikasi, dan peralatan pendukung lainnya untuk melakukan evakuasi korban," ujar Abdul Malik.

Berdasarkan informasi yang diterima, kecelakaan bermula saat truk bermuatan besi tidak kuat menanjak di kawasan Barangan. Ketika kendaraan berhenti, korban turun untuk mengganjal ban agar truk tidak mundur. Namun secara tiba-tiba truk bergerak mundur sehingga korban terlindas dan terjepit di bawah kolong kendaraan.

Tim SAR gabungan tiba di lokasi sekitar pukul 08.50 WIB, kemudian berkoordinasi dengan unsur TNI, Polri, dan masyarakat sebelum melakukan proses evakuasi.

"Korban berhasil dievakuasi pada pukul 08.58 WIB. Namun korban ditemukan dalam kondisi meninggal dunia dan selanjutnya dibawa ke RSUD Dr. Sadikin Kota Pariaman," kata Abdul Malik.

Setelah proses evakuasi selesai, dilakukan debriefing pada pukul 09.32 WIB. Operasi SAR kemudian resmi ditutup dan seluruh unsur yang terlibat kembali ke satuan masing-masing.

Dalam operasi tersebut, selain tujuh personel Unit Siaga SAR Agam, turut terlibat personel TNI, Polri, serta masyarakat setempat. Proses evakuasi berlangsung lancar dengan kondisi cuaca cerah.(bs)