Wali Kota Padang Hendri Septa saat menemui warganya yang sedang gotong royong. Dalam meninjau pelaksanaan Program Padang Bagoro yang serentak dilaksanakan di 11 kecamatan se-Kota Padang, Minggu (28/1)



Hendri Septa : Budaya Bersih Dimulai dari Keluarga


Padang - Hadir dengan konsep yang berbeda, program “Padang Bagoro” yang digagas oleh Wali Kota Padang Hendri Septa kembali dilaksanakan di 3.456 RT dan 909 RW di Kota Padang. Kali ini program yang memasuki tahun kedua ini mengusung konsep, ‘Padang Bersih Dimulai dari Keluarga’.

Hal tersebut disampaikan Hendri Septa didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kota Padang Ny. Hendri Septa, sewaktu meninjau Program Padang Bagoro yang serentak dilaksanakan di 11 kecamatan se-Kota Padang, Minggu (28/1).

Hendri Septa menjelaskan, “Padang Bersih Dimulai dari Keluarga” adalah bagaimana keluarga terlibat aktif untuk membersihkan pekarangan rumah masing-masing, selokan, drainase dan jalan. Konsep ini sedikit berbeda dari tahun sebelumnya dimana pelaksanaan Padang Bagoro kebanyakan diikuti oleh ASN dilingkungan Pemerintah Kota Padang. 

“Hari ini seluruh kecamatan bergerak untuk membersihkan lingkungan masing-masing. Maksud dari program Padang Bagoro adalah menggerakkan seluruh keluarga, anak, bapak ibu, semuanya, bergerak membersihkan rumahnya masing-masing,” ucap Hendri Septa.

Hendri menambahkan, dengan konsep seperti ini diharapkan akan terbangun rasa kebersamaan antara keluarga, tetangga, dan memperkuat hubungan silaturahmi antar tetangga dan warga Kota Padang.

“Kami juga melibatkan dinas Pendidikan dan Kebudayaan, agar anak-anak kami yang hari duduk di bangku sekolah dasar dan menengah membuat konten mereka bersih- bersih rumah, dan ini nanti akan dinilai. Mudah-mudahan melalui kegiatan Padang Bagoro ini dapat menciptakan budaya Padang bersih,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Padang Fadelan Fitra Masta mengungkap, melalui program Padang Bagoro Pemerintah Kota Padang ingin membangun perilaku dan budaya sosial masyarakat agar peduli terhadap kebersihan lingkungan, dan tidak membuang sampah sembarang.

“Tiga prinsip yang kita ingin ditekankan pada pelaksanaan Padang Bagoro 2024 ini yakni,  pertama serentak satu kali sebulan, kedua bersama keluarga, dan ketiga, di lingkungan tempat tinggal masing-masing,” sebutnya.

Turut hadir mendampingi Hendri Septa dalam melakukan monitoring “Padang Bagoro” ini, Sekretaris Daerah Kota Padang Andree Algamar, Asisten Pemerintah dan Kesra Edi Hasymi, Asisten Administrasi Umum Corri Saidan dan Pimpinan OPD di lingkungan Pemerintah Kota Padang. (rls/bs)

Padang Bagoro 2024 Dimulai

Minggu, 28 Januari 2024 : 22.10

Wali Kota Padang Hendri Septa saat menemui warganya yang sedang gotong royong. Dalam meninjau pelaksanaan Program Padang Bagoro yang serentak dilaksanakan di 11 kecamatan se-Kota Padang, Minggu (28/1)



Hendri Septa : Budaya Bersih Dimulai dari Keluarga


Padang - Hadir dengan konsep yang berbeda, program “Padang Bagoro” yang digagas oleh Wali Kota Padang Hendri Septa kembali dilaksanakan di 3.456 RT dan 909 RW di Kota Padang. Kali ini program yang memasuki tahun kedua ini mengusung konsep, ‘Padang Bersih Dimulai dari Keluarga’.

Hal tersebut disampaikan Hendri Septa didampingi Ketua Tim Penggerak PKK Kota Padang Ny. Hendri Septa, sewaktu meninjau Program Padang Bagoro yang serentak dilaksanakan di 11 kecamatan se-Kota Padang, Minggu (28/1).

Hendri Septa menjelaskan, “Padang Bersih Dimulai dari Keluarga” adalah bagaimana keluarga terlibat aktif untuk membersihkan pekarangan rumah masing-masing, selokan, drainase dan jalan. Konsep ini sedikit berbeda dari tahun sebelumnya dimana pelaksanaan Padang Bagoro kebanyakan diikuti oleh ASN dilingkungan Pemerintah Kota Padang. 

“Hari ini seluruh kecamatan bergerak untuk membersihkan lingkungan masing-masing. Maksud dari program Padang Bagoro adalah menggerakkan seluruh keluarga, anak, bapak ibu, semuanya, bergerak membersihkan rumahnya masing-masing,” ucap Hendri Septa.

Hendri menambahkan, dengan konsep seperti ini diharapkan akan terbangun rasa kebersamaan antara keluarga, tetangga, dan memperkuat hubungan silaturahmi antar tetangga dan warga Kota Padang.

“Kami juga melibatkan dinas Pendidikan dan Kebudayaan, agar anak-anak kami yang hari duduk di bangku sekolah dasar dan menengah membuat konten mereka bersih- bersih rumah, dan ini nanti akan dinilai. Mudah-mudahan melalui kegiatan Padang Bagoro ini dapat menciptakan budaya Padang bersih,” ucapnya.

Sementara itu, Kepala Dinas Lingkungan Hidup Kota Padang Fadelan Fitra Masta mengungkap, melalui program Padang Bagoro Pemerintah Kota Padang ingin membangun perilaku dan budaya sosial masyarakat agar peduli terhadap kebersihan lingkungan, dan tidak membuang sampah sembarang.

“Tiga prinsip yang kita ingin ditekankan pada pelaksanaan Padang Bagoro 2024 ini yakni,  pertama serentak satu kali sebulan, kedua bersama keluarga, dan ketiga, di lingkungan tempat tinggal masing-masing,” sebutnya.

Turut hadir mendampingi Hendri Septa dalam melakukan monitoring “Padang Bagoro” ini, Sekretaris Daerah Kota Padang Andree Algamar, Asisten Pemerintah dan Kesra Edi Hasymi, Asisten Administrasi Umum Corri Saidan dan Pimpinan OPD di lingkungan Pemerintah Kota Padang. (rls/bs)
Silahkan Dibagikan