117 Unit Huntara di SDN 05 Kayu Pasak Palembayan Segera Rampung - Sumbar19.com | Mewartakan Dari Penjuru 19 Daerah
arrow_upward

117 Unit Huntara di SDN 05 Kayu Pasak Palembayan Segera Rampung

Minggu, 18 Januari 2026, 17.27 WIB
Bupati Agam Benni Warlis meninjau langsung pembangunan 117 unit Hunian Sementara (Huntara),di SDN 05 Kayu Pasak, Kecamatan Palembayan, Minggu (18/1/2026). Pemerintah menargetkan seluruh unit dapat rampung dalam hitungan hari.

AGAM — Deretan hunian sementara di SDN 05 Kayu Pasak, Kecamatan Palembayan, mulai tampak bersih dan rapi. Sejumlah warga terlihat bergotong royong menyapu dan merapikan unit-unit Huntara yang hampir selesai dibangun. Setelah berbulan-bulan hidup dalam keterbatasan pascabencana, harapan untuk segera kembali tinggal di tempat yang aman kian nyata.

Pemandangan itu terlihat saat Bupati Agam Benni Warlis meninjau langsung pembangunan 117 unit Hunian Sementara (Huntara), Minggu (18/1/2026). Pemerintah menargetkan seluruh unit dapat rampung dalam hitungan hari.

“Warga sudah mulai membersihkan dan menyiapkan hunian. Ini menunjukkan betapa besar harapan mereka untuk segera menempati Huntara,” ujar Benni.

Dalam kunjungan tersebut, Benni didampingi Unsur Pengarah I BNPB Brigjen Pol (Purn) Ary Laksmana Widjaja, Sekretaris Daerah Kabupaten Agam Muhammad Lutfi, serta sejumlah kepala organisasi perangkat daerah.

Benni mengatakan, percepatan pembangunan terus dilakukan meski cuaca ekstrem masih kerap terjadi sejak Desember hingga Januari. Ia menyampaikan apresiasi kepada BNPB, TNI, Polri, relawan, dan masyarakat yang tetap bekerja tanpa mengenal lelah.

“Cuaca sering tidak bersahabat, tapi semangat gotong royong membuat pekerjaan tetap berjalan. Target kita jelas, Huntara harus segera bisa dihuni,” katanya.

Ia berharap Huntara dapat segera diresmikan dan ditempati, sehingga masyarakat terdampak dapat menjalani kehidupan dengan lebih aman dan tenang, terutama menjelang bulan Ramadhan.

Bupati Agam Benni Warlis meninjau langsung pembangunan 117 unit Hunian Sementara (Huntara), Minggu (18/1/2026).

Sementara itu, Ary Laksmana Widjaja menegaskan pembangunan Huntara merupakan wujud nyata kehadiran negara dalam melindungi warga yang terdampak bencana.

“Kami tidak ingin hanya cepat, tapi juga memastikan hunian ini layak dan aman bagi keluarga yang akan menempatinya,” ujarnya.

Tokoh masyarakat Palembayan, Zulmi Riswanto, mengatakan warga memahami keterlambatan pembangunan yang disebabkan oleh kondisi alam. Ia mengapresiasi kerja keras semua pihak yang tetap bertahan di lapangan.

“Yang penting sekarang kami bisa segera pindah ke tempat yang lebih aman. Harapan kami berikutnya tentu hunian tetap bisa segera dibangun,” kata Zulmi.

Selain Huntara, warga juga berharap pemerintah segera merealisasikan pembangunan Hunian Tetap (Huntap) setelah masa hunian sementara berakhir, agar proses pemulihan pascabencana dapat berjalan lebih menyeluruh dan berkelanjutan.(mb)