![]() |
| Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) bersama NVIDIA mengadakan kegiatan GeForce Press Briefing yang dirangkai dengan student workshop di Politeknik Negeri Padang (PNP), Selasa (13/1/2026). |
PADANG, — Kementerian Komunikasi dan Digital (Komdigi) bersama NVIDIA mendorong percepatan pengembangan talenta digital nasional, khususnya di bidang kecerdasan buatan (AI), komputasi, dan teknologi digital lanjutan, guna memperkuat daya saing Indonesia di era ekonomi digital.
Komitmen tersebut diwujudkan melalui kegiatan GeForce Press Briefing yang dirangkai dengan student workshop di Politeknik Negeri Padang (PNP), Selasa (13/1/2026).
Kegiatan ini menekankan pendekatan praktis dalam pemanfaatan teknologi AI untuk mendukung pembelajaran, riset, dan inovasi di lingkungan kampus.
Country Consumer Business Lead NVIDIA Indonesia Adrian Lesmono mengatakan, sinergi antara industri teknologi dan perguruan tinggi menjadi kunci dalam menyiapkan sumber daya manusia yang kompetitif.
“Pengembangan SDM unggul di bidang AI harus dimulai sejak mahasiswa masih di bangku kuliah, dengan pendekatan yang aplikatif dan sesuai kebutuhan industri,” ujar Adrian.
Menurutnya, teknologi GPU, termasuk lini GeForce RTX 50 Series, tidak hanya berfungsi sebagai perangkat komputasi, tetapi juga menjadi fondasi untuk mempercepat riset dan inovasi berbasis AI, mulai dari pemodelan data hingga komputasi paralel dan pengolahan grafis lanjutan.
Direktur Politeknik Negeri Padang Revalin Herdianto menyambut baik kolaborasi tersebut. Ia menegaskan PNP berkomitmen pada pendidikan berbasis industri untuk menghasilkan lulusan yang siap kerja dan berdaya saing.
“Kami terbuka terhadap kolaborasi dengan industri. Kegiatan ini memberi manfaat besar bagi mahasiswa dalam memahami teknologi yang digunakan di dunia kerja,” katanya.
Sementara itu, Owner Jbros Computer Hendri Gunawan mengatakan pihaknya turut mendukung peningkatan kualitas SDM di Sumatera Barat melalui pengenalan teknologi mutakhir ke kampus-kampus.
“Selain menjual produk, kami juga ingin berkontribusi dalam peningkatan kualitas SDM, khususnya generasi muda,” ujarnya.
Kegiatan tersebut diharapkan dapat mendorong mahasiswa memanfaatkan AI tidak hanya sebagai konsep, tetapi sebagai alat untuk menciptakan karya kreatif, riset inovatif, dan solusi terapan yang relevan dengan kebutuhan industri.(mb)


