Bupati Tanah Datar Temui Menko AHY, Dorong Perbaikan Jalan Rusak di Tujuh Pintu Masuk Daerah - Sumbar19.com | Mewartakan Dari Penjuru 19 Daerah
arrow_upward

Bupati Tanah Datar Temui Menko AHY, Dorong Perbaikan Jalan Rusak di Tujuh Pintu Masuk Daerah

Jumat, 16 Januari 2026, 14.18 WIB
Bupati Tanah Datar Eka Putra menemui Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pengembangan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono di Kantor Kemenko Infra, Jakarta, Kamis (15/1/2026).

JAKARTA — Kondisi jalan rusak di Kabupaten Tanah Datar, Sumatera Barat, masih menjadi keluhan utama masyarakat. Sejumlah ruas jalan provinsi di tujuh pintu masuk ke daerah itu mengalami kerusakan, mulai dari aspal mengelupas, badan jalan retak dan bergelombang, hingga berlubang, yang meningkatkan risiko kecelakaan, terutama saat musim hujan.

Untuk mendorong percepatan perbaikan, Bupati Tanah Datar Eka Putra menemui Menteri Koordinator Infrastruktur dan Pengembangan Kewilayahan Agus Harimurti Yudhoyono (AHY) di Kantor Kemenko Infra, Jakarta, Kamis (15/1/2026).

Eka Putra mengatakan, jalan-jalan tersebut merupakan jalur arteri yang sangat vital bagi aktivitas masyarakat, mulai dari transportasi harian, distribusi hasil pertanian dan perkebunan, hingga akses ke layanan pendidikan, kesehatan, dan administrasi pemerintahan.

“Meski statusnya jalan provinsi, sebagai kepala daerah saya bertanggung jawab atas keselamatan dan kenyamanan masyarakat yang setiap hari melintasi jalan itu. Saya juga sering melewatinya dan merasakan langsung kondisi yang dikeluhkan warga,” kata Eka Putra usai pertemuan dengan AHY.

Menurut dia, Pemerintah Kabupaten Tanah Datar telah mengajukan proposal perbaikan jalan kepada Pemerintah Provinsi Sumatera Barat dan berharap usulan tersebut dapat disinergikan dengan dukungan pemerintah pusat.

Ia tidak menampik bahwa keterbatasan dan efisiensi anggaran menjadi salah satu faktor yang memperlambat penanganan kerusakan jalan. Namun, pihaknya terus melakukan koordinasi lintas pemerintahan agar perbaikan dapat dilakukan secara bertahap dan berkelanjutan.

“Kami terus berkoordinasi dengan pemerintah provinsi dan pusat agar perbaikan bisa segera dilakukan. Infrastruktur jalan sangat menentukan pertumbuhan ekonomi daerah dan keselamatan masyarakat,” ujar Eka.

Eka menambahkan, kerusakan jalan tidak hanya menghambat mobilitas warga, tetapi juga meningkatkan risiko kecelakaan lalu lintas, terutama bagi pengendara sepeda motor, bahkan juga kendaraan roda empat.

Dalam pertemuan tersebut, Eka Putra juga menyampaikan sejumlah titik jalan di Kabupaten Tanah Datar yang membutuhkan penanganan serius dan dukungan dari pemerintah pusat.

Ia berharap masyarakat turut mendoakan dan mendukung upaya yang tengah dilakukan pemerintah daerah agar persoalan jalan rusak di tujuh pintu masuk Tanah Datar dapat segera teratasi. (mb)