Huntap untuk 209 Keluarga Dibangun di Balai Gadang, Dijamin Aman dari Banjir dan Tsunami - Sumbar19.com | Mewartakan Dari Penjuru 19 Daerah
arrow_upward

Huntap untuk 209 Keluarga Dibangun di Balai Gadang, Dijamin Aman dari Banjir dan Tsunami

Jumat, 23 Januari 2026, 16.31 WIB

 

Pemerintah Kota Padang segera membangun 209 unit hunian tetap (Huntap) di kawasan Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah.

Padang— Harapan baru hadir bagi ratusan keluarga korban banjir bandang di Kota Padang. Pemerintah Kota Padang segera membangun 209 unit hunian tetap (Huntap) di kawasan Balai Gadang, Kecamatan Koto Tangah, yang dipastikan aman dari ancaman banjir maupun tsunami.

Pembangunan Huntap ini menjadi solusi permanen bagi warga yang selama ini masih tinggal di hunian sementara dan Rusunawa Lubuk Buaya sejak bencana banjir bandang pada akhir November 2025 lalu.

“Ini bentuk perhatian pemerintah kepada masyarakat terdampak banjir. Kami ingin mereka segera memiliki rumah yang layak dan aman,” ujar Asisten II Setdako Padang, Dido Aryadi, saat meninjau lokasi pembangunan, Jumat (23/1/2026).

Huntap dibangun di atas lahan milik Pemko Padang yang berada di kawasan Bumi Perkemahan Pramuka Balai Gadang. Lokasi tersebut telah melalui verifikasi Badan Geologi Nasional dan dinyatakan layak secara struktur tanah, aman dari gempa, serta berada di ketinggian yang bebas dari risiko tsunami.

Sementara itu, Kepala DPUPR Kota Padang, Tri Hadiyanto, menjelaskan bahwa Huntap akan dibangun di atas lahan seluas 2,9 hektare dengan konsep bangunan couple (dua unit berdampingan).

“Total ada 209 unit, masing-masing bertipe 36 dengan luas tanah sekitar 78 meter persegi. Jarak antar bangunan satu meter,” jelasnya.

Pembangunan dijadwalkan mulai Senin, 26 Januari 2026, dan dilaksanakan oleh Yayasan Buddha Tzu Chi sebagai bentuk kepedulian terhadap korban bencana.

Pekerja Sosial Yayasan Buddha Tzu Chi, Kahar, menyebutkan bahwa rumah akan dibangun sesuai standar rumah sederhana namun layak huni.

“Setiap rumah memiliki dua kamar tidur, satu kamar mandi, dapur, instalasi listrik, dan air bersih. Dinding dari bata merah, atap seng, dan rangka baja ringan,” terangnya.

Dengan hadirnya Huntap ini, para korban banjir diharapkan dapat kembali menata kehidupan dengan lebih aman, nyaman, dan bermartabat, tanpa lagi dihantui kekhawatiran akan bencana serupa di masa depan.(rls/bs)