Dihantam Ombak di Muara Ampiang Parak, Perahu Nelayan Terbalik, 10 Orang Selamat, Satu Orang Meninggal - Sumbar19.com | Mewartakan Dari Penjuru 19 Daerah
arrow_upward

Dihantam Ombak di Muara Ampiang Parak, Perahu Nelayan Terbalik, 10 Orang Selamat, Satu Orang Meninggal

Selasa, 19 Mei 2026, 20.22 WIB
Tim SAR gabungan mengevakuasi korban nelayan yang ditemukan meninggal dunia usai perahu yang ditumpanginya terbalik akibat dihantam ombak di Muara Ampiang Parak, Kabupaten Pesisir Selatan.

PESISIR SELATAN — Perahu nelayan yang membawa 11 orang terbalik setelah dihantam ombak saat hendak masuk ke Muara Ampiang Parak, Kabupaten Pesisir Selatan, Selasa (19/5/2026). Sebanyak 10 nelayan berhasil selamat, sementara satu korban ditemukan meninggal dunia setelah sempat dilaporkan hilang.

Kepala Kantor SAR Padang, Abdul Malik, mengatakan peristiwa itu terjadi ketika para nelayan pulang melaut dan hendak memasuki kawasan muara.

“Perahu nelayan dengan 11 orang penumpang sebelumnya berangkat mencari ikan sejak pagi hari. Saat akan masuk ke Muara Ampiang Parak, perahu dihantam ombak hingga terbalik,” ujar Abdul Malik.

Berdasarkan informasi yang diterima Kantor SAR Padang, para nelayan berangkat melaut sekitar pukul 06.00 WIB untuk mencari ikan di perairan Pesisir Selatan. Namun, sekitar pukul 11.30 WIB, perahu yang mereka tumpangi dihantam gelombang di depan Muara Ampiang Parak hingga terbalik.

Akibat kejadian tersebut, 10 nelayan berhasil menyelamatkan diri, sedangkan satu korban bernama Iral (35) hilang.

Laporan kejadian diterima Kantor SAR Padang dari masyarakat sekitar pada pukul 14.55 WIB. Menindaklanjuti informasi itu, enam personel Unit Siaga SAR Pesisir Selatan langsung diberangkatkan menuju lokasi kejadian.

“Setelah menerima laporan, kami segera mengerahkan tim rescue menuju lokasi untuk melakukan pencarian bersama unsur SAR gabungan dan masyarakat,” kata Abdul Malik.

Sebelum tim SAR tiba, warga setempat telah lebih dahulu melakukan pencarian, namun belum membuahkan hasil.

Tim SAR yang tiba di lokasi kemudian berkoordinasi dengan unsur gabungan. Korban akhirnya ditemukan sekitar pukul 15.45 WIB di sekitar lokasi kejadian, berjarak kurang lebih 50 meter dari titik perahu terbalik.

“Korban ditemukan di sekitar lokasi kejadian dalam kondisi meninggal dunia dan selanjutnya dievakuasi ke rumah duka,” ungkap Abdul Malik.

Operasi pencarian melibatkan Unit Siaga SAR Pesisir Selatan, TNI AL, Polsek Sutera, serta puluhan warga setempat. Dalam operasi tersebut, tim menggunakan sejumlah peralatan pendukung seperti Rescue Carrier, LCR, peralatan SAR air, evakuasi, medis, dan komunikasi.

Abdul Malik menyampaikan apresiasi kepada seluruh unsur SAR gabungan dan masyarakat yang terlibat dalam proses pencarian hingga korban berhasil ditemukan.

“Kami mengucapkan terima kasih kepada seluruh unsur yang terlibat atas kerja sama dalam operasi pencarian ini,” tutupnya.(bs)