Disdukcapil Padang Dukung Penuh Implementasi Digital Bansos, 1.750 Agen Disiagakan Dampingi Warga Aktivasi IKD - Sumbar19.com | Mewartakan Dari Penjuru 19 Daerah
arrow_upward

Disdukcapil Padang Dukung Penuh Implementasi Digital Bansos, 1.750 Agen Disiagakan Dampingi Warga Aktivasi IKD

Jumat, 15 Mei 2026, 17.17 WIB
Dinas Kependudukan dan Catatan Sipil (Disdukcapil) Kota Padang menyatakan kesiapan penuh dalam menyukseskan program Digital Bansos.

PADANG —Pemerintah Kota Padang melalui Dinas Kependudukan dan Pencatatan Sipil (Disdukcapil) menyatakan kesiapan penuh mendukung implementasi program Digital Bansos yang akan mulai diterapkan sebagai sistem penyaluran bantuan sosial berbasis data digital.

Program nasional ini dirancang untuk memastikan bantuan pemerintah benar-benar diterima masyarakat yang berhak melalui integrasi data kependudukan digital dan penggunaan Identitas Kependudukan Digital (IKD).

Kepala Disdukcapil Kota Padang, Ances Kurniawan, mengatakan penggunaan IKD akan menjadi syarat utama dalam mengakses bantuan sosial. Menurutnya, langkah tersebut menjadi bagian dari komitmen Program Unggulan (Progul) Padang Melayani.

“Program ini bertujuan mengukur ketepatan bansos yang diterima masyarakat. Penggunaan IKD memungkinkan verifikasi dilakukan secara real-time, sehingga risiko data ganda atau salah sasaran dapat ditekan seminimal mungkin,” ujar Ances, Jumat (15/5/2026).

Kota Padang menjadi satu dari delapan kabupaten/kota di Sumatera yang dipilih sebagai lokasi proyek percontohan (pilot project) program Digital Bansos. Dalam skema tersebut, Disdukcapil Kota Padang juga dipercaya sebagai koordinator wilayah.

Untuk mendukung implementasi program di lapangan, sebanyak 1.750 agen pendamping telah disiagakan hingga tingkat RT dan RW. Mereka bertugas membantu masyarakat melakukan aktivasi IKD agar proses verifikasi data penerima bantuan berjalan lebih cepat dan akurat.

Persiapan program ini sebelumnya juga telah dibahas dalam rapat koordinasi lintas kementerian yang dipimpin Wakil Wali Kota Padang, Maigus Nasir, di Rumah Dinas Wali Kota Padang pada 24 April 2026 lalu.Pertemuan tersebut dihadiri perwakilan Kemendagri, Kemenko Polhukam, Kemenpan-RB, Kominfo, hingga Bank Indonesia.

Dalam pertemuan tersebut, Wawako Padang Maigus Nasir menekankan bahwa digitalisasi adalah solusi atas persoalan data kemiskinan faktual di lapangan. Sinergi ini ditargetkan rampung sehingga program Digital Bansos dapat diluncurkan (launching) secara resmi pada Oktober 2026 mendatang.(bs/rls)