Lulusannya Nyaris Tanpa Masa Tunggu Kerja, Sebelum Wisuda Sudah Direkrut Perusahaa
PADANG, – Sebanyak 285 peserta mengikuti Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) untuk memperebutkan 18 kursi pada kelas kerja sama Program Studi D3 Teknik Alat Berat antara Politeknik Negeri Padang (PNP) dan PT Trakindo Utama, Sabtu (13/6/2026).
Tingginya jumlah pendaftar menunjukkan besarnya minat masyarakat terhadap program studi tersebut yang dinilai memiliki prospek kerja menjanjikan. Bahkan, lulusan D3 Teknik Alat Berat PNP disebut hampir tidak memiliki masa tunggu untuk mendapatkan pekerjaan.
Wakil Direktur I Bidang Akademik PNP, Nurul Fauzi, mengatakan tingginya animo masyarakat terhadap Program Studi D3 Teknik Alat Berat tidak terlepas dari besarnya kebutuhan industri terhadap tenaga kerja terampil di bidang alat berat.
"Lulusan program studi tersebut banyak terserap di sektor pertambangan, konstruksi, energi, dan perkebunan. Bahkan, sebagian mahasiswa telah mendapatkan pekerjaan sebelum menyelesaikan pendidikan," sebutnya usai peninjauan pelaksanaan UTBK untuk penerimaan mahasiswa baru kelas kerja sama dengan PT Trakindo Utama Tahun Akademik 2026/2027.
"Masa tunggu kerja lulusan bisa dikatakan nol hari. Banyak perusahaan yang sudah menampung mereka sebelum wisuda," tambahnya.
Ia menyebutkan, kelas kerja sama PNP dan PT Trakindo Utama pada Tahun Akademik 2026/2027 akan menerima 24 mahasiswa. Sebanyak 18 mahasiswa direkrut melalui seleksi yang digelar di PNP, sedangkan enam lainnya direkrut langsung oleh PT Trakindo Utama dari sejumlah sekolah menengah kejuruan (SMK) di berbagai daerah di Indonesia.
"Yang diterima melalui seleksi ini sebanyak 18 orang. Sementara enam orang lainnya direkrut langsung oleh PT Trakindo Utama," terangnya.
Ia menambahkan, kerja sama antara PNP dan PT Trakindo Utama telah berlangsung sejak 2008. Selain mendukung proses rekrutmen lulusan, perusahaan juga terlibat langsung dalam kegiatan pembelajaran.
"Terdapat tiga praktisi dari PT Trakindo Utama yang mengajar di program tersebut, termasuk Kepala Workshop perusahaan.Kehadiran praktisi industri membuat mahasiswa tidak hanya memperoleh teori, tetapi juga pengalaman dan wawasan langsung dari dunia kerja," ungkapnya.
Seiring meningkatnya minat masyarakat, PNP juga menambah kapasitas penerimaan mahasiswa pada Program Studi D3 Teknik Alat Berat. Tahun ini jumlah kelas reguler ditambah dari dua menjadi tiga kelas.
![]() |
| Sebanyak 285 peserta mengikuti UTBK kelas kerja sama Program Studi D3 Teknik Alat Berat antara PNP dan PT Trakindo Utama |
Sementara itu, Ketua Panitia Penerimaan Mahasiswa Baru PNP Tahun Akademik 2026/2027, Ronal Hadi, mengatakan seleksi kelas kerja sama dilakukan melalui lima tahapan.
Tahap pertama adalah UTBK dengan soal yang disusun langsung oleh PT Trakindo Utama. Peserta yang lolos selanjutnya akan mengikuti tes buta warna, Smart Technical Test, wawancara, dan Tes Tincan atau uji kemampuan merakit alat sesuai gambar kerja.
"Hasil seleksi akan diumumkan pada 17 hingga 19 Juni 2026, sedangkan daftar ulang peserta yang lulus dijadwalkan pada 23 Juni 2026," kata Ronal.
Kerja sama antara PNP dan PT Trakindo Utama menjadi salah satu bentuk kolaborasi antara perguruan tinggi vokasi dan dunia industri dalam menyiapkan sumber daya manusia yang sesuai dengan kebutuhan pasar kerja.
Tingginya tingkat serapan lulusan menjadi salah satu faktor yang membuat program tersebut terus diminati dari tahun ke tahun.(bs)

