![]() |
| Peserta Seleksi Mandiri Konsorsium Politeknik Negeri (SM-KPN) sedang bersiap untuk mengikuti ujian tulis berbasis komputer di Politeknik Negeri Padang (PNP), Sabtu (6/6). |
Kuota Jalur Mandiri Berpotensi Bertambah
Padang — Politeknik Negeri Padang (PNP) terus menjadi tujuan favorit calon mahasiswa. Hingga pelaksanaan Ujian Tulis Berbasis Komputer (UTBK) Seleksi Mandiri Konsorsium Politeknik Negeri (SM-KPN), jumlah peminat PNP tahun akademik 2026/2027 telah mendekati 24 ribu orang dari berbagai jalur penerimaan mahasiswa baru.
Direktur PNP Revalin Herdianto mengatakan, tingginya animo masyarakat terlihat dari jumlah peminat yang mencapai sekitar 3.300 orang melalui jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Prestasi (SNBP) lebih dari 18.600 orang pada jalur Seleksi Nasional Berdasarkan Tes (SNBT), serta 2.010 peserta yang mengikuti Seleksi Mandiri Konsorsium Politeknik Negeri.
"Jumlah ini masih bisa bertambah karena masih ada beberapa jalur seleksi yang belum selesai, termasuk jalur portofolio dan program studi di luar kampus utama," ujar Revalin usai meninjau pelaksanaan ujian mandiri di PNP, Sabtu (6/6/2026).
Pada seleksi mandiri tahun ini, sebanyak 2.010 peserta memperebutkan 756 kursi yang tersedia. Namun, jumlah tersebut masih berpotensi bertambah karena proses daftar ulang peserta yang lulus jalur SNBT masih berlangsung.
Menurut Revalin, PNP menyediakan lebih dari 1.100 kursi melalui jalur SNBT yang diperebutkan lebih dari 18 ribu peserta. Jika terdapat calon mahasiswa yang dinyatakan lulus namun tidak melakukan registrasi ulang, kuotanya akan dialihkan ke jalur mandiri sesuai ketentuan yang berlaku.
"Kemungkinan akan ada perubahan daya tampung. Kuota yang tidak terisi pada jalur sebelumnya dapat dialihkan ke jalur berikutnya," katanya.
Ia menjelaskan, porsi penerimaan mahasiswa melalui jalur mandiri yang semula dirancang sekitar 30 persen dari total kuota kemungkinan akan meningkat menjadi lebih dari 40 persen setelah proses redistribusi kuota selesai dilakukan.
![]() |
| Direktur PNP Revalin Herdianto dan rombongan meninjau pelaksanaan ujian Seleksi Mandiri Konsorsium Politeknik Negeri (SM-KPN), hari pertama, Sabtu (6/6). |
Selain itu, tahun ini PNP juga membuka Program Studi Teknologi Rekayasa Internet melalui jalur mandiri. Hal itu karena izin operasional program studi tersebut baru terbit pada Mei 2026, setelah batas pelaporan kuota untuk jalur SNBP dan SNBT ditutup.
"Karena izin keluar setelah pelaporan kuota jalur nasional selesai, maka penerimaanee mahasiswa Prodi Teknologi Rekayasa Internet hanya bisa dilakukan melalui jalur mandiri," jelas Revalin.
Prodi baru tersebut mendapat alokasi dua kelas dengan total 56 mahasiswa. Meski seluruh kuota prodi itu berasal dari jalur mandiri, secara keseluruhan komposisi penerimaan mahasiswa baru tetap mengacu pada regulasi yang berlaku.
Revalin menambahkan, hasil Seleksi Mandiri Konsorsium Politeknik Negeri akan diumumkan pada 14 Juni 2026 sesuai jadwal yang telah ditetapkan Forum Direktur Politeknik Negeri se-Indonesia. Sementara realisasi kuota akhir baru akan diketahui setelah seluruh proses penerimaan mahasiswa baru selesai pada Agustus mendatang dan dilaporkan ke Kementerian melalui Pangkalan Data Pendidikan Tinggi.
Dengan jumlah peminat yang hampir menembus 24 ribu orang, PNP kembali menegaskan posisinya sebagai salah satu kampus vokasi paling diminati di Sumatera Barat.
Revalin Herdianto mengatakan, animo masyarakat yang terus meningkat menjadi motivasi bagi kampus untuk terus meningkatkan kualitas pendidikan dan menghasilkan lulusan yang siap bersaing di dunia kerja.
"Kepercayaan masyarakat terhadap pendidikan vokasi terus meningkat. Ini menjadi tantangan bagi kami untuk terus meningkatkan kualitas layanan dan pendidikan," ungkapnya.
![]() |
| Direktur PNP Revalin Herdianto dan jajaran, mantan Direktur PNP sebelumnya, dan mitra PNP, poto bersama jelang peninjuan ujian Seleksi Mandiri Konsorsium Politeknik Negeri (SM-KPN), Sabtu (6/6). |
Selain memperluas akses pendidikan, PNP juga terus mengenalkan berbagai kompetensi dan inovasi mahasiswa kepada masyarakat melalui pameran dan kegiatan di luar kampus. Langkah ini dilakukan agar masyarakat dapat melihat langsung karya dan kemampuan mahasiswa, mulai dari robotika, animasi hingga berbagai produk teknologi lainnya.
Dengan tingginya persaingan dan terus bertambahnya peminat setiap tahun, PNP semakin menegaskan posisinya sebagai salah satu kampus vokasi favorit di Sumatera Barat.(bs)


