![]() |
| Pemilihan Wali Kota Cilik dan Duta Anak (Pilwadu) yang digelar di Youth Center Padang, Sabtu (25/7). |
PADANG — M. Alkhalifi Hakim dan Mufidah Salma Putri resmi dinobatkan sebagai Wali Kota Cilik dan Wakil Wali Kota Cilik Kota Padang Tahun 2026 dalam ajang Pemilihan Wali Kota Cilik dan Duta Anak (Pilwadu) yang digelar di Youth Center Padang, Sabtu (25/7).
Keduanya terpilih setelah menyisihkan 109 peserta lain melalui serangkaian seleksi yang berlangsung sejak tahap administrasi hingga grand final.
Pilwadu 2026 merupakan bagian dari peringatan Hari Anak Nasional ke-42 sekaligus menjadi salah satu upaya Pemerintah Kota Padang dalam mewujudkan Kota Layak Anak (KLA).
Tahun ini, sebanyak 111 pelajar dari berbagai sekolah mengikuti seleksi yang diawali dengan penilaian esai dan video, kemudian mengerucut menjadi 32 besar, dilanjutkan wawancara dan unjuk bakat hingga terpilih 14 finalis terbaik.
Ketua Tim Penggerak PKK Kota Padang, Dian Puspita Fadly Amran, mengatakan ajang tersebut bukan sekadar kompetisi, tetapi wadah pembinaan karakter dan kepemimpinan anak.
"Pemilihan Wali Kota Cilik dan Duta Anak bukan sekadar ajang perlombaan, tetapi wadah untuk melatih keberanian, kepemimpinan, kemampuan berkomunikasi, kepedulian, dan tanggung jawab anak sejak dini. Siapa pun yang terpilih, jadilah teladan, sahabat bagi anak-anak lainnya, serta penyambung suara anak-anak Kota Padang kepada Pemerintah Kota Padang," ujarnya.
Sekretaris Daerah Kota Padang, Raju Minropa, menegaskan anak-anak perlu diberi ruang untuk berpartisipasi dalam pembangunan melalui berbagai kegiatan yang mendorong kreativitas dan kepemimpinan.
"Optimalisasi peran anak dalam pembangunan diwujudkan melalui keikutsertaan anak dalam kegiatan yang mampu mendorong kreativitasnya, salah satunya melalui Pemilihan Wali Kota Cilik dan Duta Anak. Sudah saatnya suara anak didengar dan menjadi kontribusi bagi pembangunan. Semoga anak-anak kita menjadi calon-calon pemimpin masa depan," katanya.
Sementara itu, Kepala DP3AP2KB Kota Padang, Boby Firman, menyebut Pilwadu 2026 merupakan penyelenggaraan tahun keenam sejak pertama kali digelar pada 2021.
Tahun ini juga menjadi tahun kedua penyelenggara membuka kategori Duta Anak Pejuang Disabilitas sebagai bentuk komitmen menghadirkan ruang yang lebih inklusif bagi anak berkebutuhan khusus.
Selain memilih Wali Kota dan Wakil Wali Kota Cilik, dewan juri juga menetapkan sejumlah kategori Duta Anak, di antaranya Duta Anti Kekerasan Anak, Duta Kesehatan Anak, Duta Cegah Kawin Anak, Duta Anak Tangguh Bencana, Duta Literasi dan Budaya, serta Duta Anak Pejuang Disabilitas.
Seluruh duta diharapkan menjadi pelopor sekaligus penyambung aspirasi anak dalam mendukung terwujudnya Kota Layak Anak di Kota Padang.(bs)
