Lestarikan Warisan Kuliner Minang, Uni Tina Pertahankan Cita Rasa Lamang Tapai Turun-Temurun - Sumbar19.com | Mewartakan Dari Penjuru 19 Daerah
arrow_upward

Lestarikan Warisan Kuliner Minang, Uni Tina Pertahankan Cita Rasa Lamang Tapai Turun-Temurun

Sabtu, 04 Juli 2026, 07.44 WIB

 

Martina (40) tetap setia menjaga warisan kuliner Minangkabau dengan usaha Lamang Tapai Uni Tina yang berlokasi di Seberang Padang Utara.

Padang, – Di tengah menjamurnya kuliner modern, Martina (40) atau yang akrab disapa Uni Tina memilih tetap setia menjaga warisan kuliner Minangkabau. Melalui usaha Lamang Tapai Uni Tina yang berlokasi di Seberang Padang Utara, RT 07 RW 04, Kota Padang, ia terus mempertahankan cita rasa lamang tapai yang telah diwariskan keluarganya secara turun-temurun.

Bagi Uni Tina, usaha tersebut bukan sekadar mencari nafkah, tetapi juga menjadi bentuk kecintaan terhadap kuliner tradisional Minang yang telah dirintis orang tuanya sejak puluhan tahun lalu. Selama sekitar 10 tahun terakhir, ia melanjutkan usaha itu secara mandiri dengan tekad menjaga kualitas rasa yang telah dikenal masyarakat.

"Saya memilih usaha lamang tapai ini karena ingin meneruskan usaha orang tua. Usaha ini memang sudah turun-temurun dari keluarga," ujar Uni Tina.

Lamang tapai merupakan salah satu kuliner khas Minangkabau yang selalu hadir dalam berbagai momen, mulai dari perayaan adat, hari besar keagamaan, hingga menjadi oleh-oleh favorit wisatawan. Melihat besarnya nilai budaya dan potensi ekonomi kuliner tersebut, Uni Tina berkomitmen mempertahankan keaslian cita rasanya.

Keunggulan Lamang Tapai Uni Tina terletak pada tekstur lamang yang lembut dengan cita rasa santan yang gurih. Selain lamang original, pelanggan juga dapat menikmati berbagai pilihan seperti lamang baluo, lamang pisang, dan lamang pulut hitam.

"Lamang di tempat kami teksturnya lembut dan rasa santannya tetap terasa. Kami juga menyediakan beberapa variasi lamang untuk memenuhi selera pelanggan," katanya.

Di tengah kenaikan harga bahan baku, Uni Tina memilih tidak mengurangi kualitas produknya. Baginya, kepercayaan pelanggan jauh lebih berharga dibandingkan keuntungan sesaat.

"Walaupun harga bahan baku naik, rasa tetap kami jaga dan tidak pernah berubah. Itu yang menjadi komitmen kami kepada pelanggan," ungkapnya.

Selain mengandalkan kualitas produk, perkembangan usahanya juga mendapat dukungan dari pembinaan pelaku UMKM di Kecamatan Padang Selatan. Pembinaan tersebut membantu memperluas pemasaran dan memperkenalkan produk Lamang Tapai Uni Tina kepada masyarakat yang lebih luas.

"Kami dibina oleh UMKM Padang Selatan. Alhamdulillah, mereka selalu membantu dalam pemasaran dan promosi produk lamang tapai kami ke berbagai tempat, termasuk saat ada kegiatan atau acara tertentu," tutur Uni Tina.

Dengan semangat menjaga kualitas dan mempertahankan resep warisan keluarga, Uni Tina berharap Lamang Tapai Uni Tina tidak hanya terus berkembang sebagai usaha kuliner, tetapi juga menjadi bagian dari upaya melestarikan kekayaan kuliner tradisional Minangkabau agar tetap dicintai oleh generasi sekarang maupun generasi yang akan datang.(bs/rls)