PNP Kirim 25 Mahasiswa ke China, Lulus Magang Langsung Bekerja di LiuGong Indonesia - Sumbar19.com | Mewartakan Dari Penjuru 19 Daerah
arrow_upward

PNP Kirim 25 Mahasiswa ke China, Lulus Magang Langsung Bekerja di LiuGong Indonesia

Selasa, 25 Agustus 2026, 18.08 WIB
Direktur PNP Revalin Herdianto saat menyampaikan sambutan pada kegiatan pelepasan dan penandatangan komitmen Outbound Internasional Studens PNP, di Gedung SBSN PNP, Senin (24/8).

PADANG — Politeknik Negeri Padang (PNP) kembali mengirim mahasiswa untuk mengikuti program pendidikan dan magang bersama LiuGong di China. Sebanyak 25 mahasiswa terpilih menjadi peserta batch ketiga program kerja sama tersebut.

Direktur PNP Revalin Herdianto mengatakan, program pendidikan dan magang bersama LiuGong telah memasuki pelaksanaan batch ketiga. Sebelumnya, PNP telah mengirim mahasiswa pada dua batch, yakni satu batch pada tahun lalu dan satu batch pada awal 2026.

“Ini sudah batch ketiga. Tahun lalu satu batch, awal tahun satu batch, dan  sekarang batch ketiga,” kata Revalin jelang kegiatan pelepasan dan penandatangan komitmen Outbound Internasional Studens PNP, di Gedung SBSN PNP, Senin (24/8).

Sebanyak 25 mahasiswa pada batch ketiga akan menjalani pendidikan sekaligus magang selama satu tahun di China. Peserta didominasi mahasiswa dari bidang teknik mesin dan elektro.

Selama berada di China, mahasiswa akan mendapatkan pengalaman pendidikan sekaligus terjun langsung ke lingkungan industri LiuGong. Program tersebut dirancang untuk memberikan bekal kompetensi yang sesuai dengan kebutuhan perusahaan.

Setelah menyelesaikan pendidikan dan magang selama satu tahun, mahasiswa diproyeksikan untuk melanjutkan karier di LiuGong Manufacturing Machinery Indonesia (LMMI).

“Setelah belajar dan magang selama satu tahun di China, mereka nanti akan bekerja di LiuGong yang di Indonesia,” ujar Revalin.

LiuGong Indonesia sendiri dijadwalkan mulai beroperasi pada Oktober 2026. Dengan demikian, program tersebut memberikan peluang bagi mahasiswa untuk melanjutkan pengalaman internasionalnya ke dunia kerja di Indonesia.

Revalin mengatakan, minat mahasiswa untuk mengikuti program tersebut cukup tinggi. Dari sekitar 150 mahasiswa yang berminat, PNP bersama LiuGong melakukan proses seleksi untuk mendapatkan peserta sesuai kebutuhan perusahaan.

“Yang berminat banyak. Dari sekitar 150-an, kita seleksi dan luluskan sesuai kebutuhan LiuGong, yaitu 25 orang untuk angkatan ini,” katanya.

Ia menegaskan, seleksi dilakukan untuk memastikan mahasiswa yang terpilih benar-benar memenuhi persyaratan akademik maupun kompetensi yang dibutuhkan industri.

Sebelum keberangkatan, mahasiswa terpilih juga telah dikumpulkan bersama orang tua untuk mendapatkan penjelasan mengenai program, termasuk persiapan keberangkatan dan pelaksanaan pendidikan serta magang di China.

Program batch ketiga ini sekaligus menunjukkan keberlanjutan kerja sama PNP dan LiuGong dalam membangun jalur pembelajaran yang terintegrasi dengan kebutuhan industri.

Revalin berharap pengalaman satu tahun di China dapat menjadi modal penting bagi mahasiswa untuk meningkatkan kompetensi teknis, kemampuan beradaptasi, kedisiplinan, serta wawasan terhadap budaya kerja industri global.

"Dengan demikian ketika kembali dan memasuki dunia kerja, mahasiswa tidak hanya membawa ijazah, tetapi juga pengalaman internasional dan keterampilan praktis yang relevan dengan kebutuhan industri," pungkasnya.(bs)