UNAND-Mandiri Taspen Perkuat Kolaborasi, Pensiunan Tetap Berkarya - Sumbar19.com | Mewartakan Dari Penjuru 19 Daerah
arrow_upward

UNAND-Mandiri Taspen Perkuat Kolaborasi, Pensiunan Tetap Berkarya

Kamis, 27 Agustus 2026, 19.03 WIB
Direktur Bisnis Bank Mandiri Taspen Mahrauza Purnaditya dan Rektor UNAND Efa Yonnedi menandatangani nota kesepahaman (MoU) di Ruang Rapat Senat Lantai 4 Rektorat UNAND, Kamis (27/8).

PADANG, — Universitas Andalas (UNAND) bersama PT Bank Mandiri Taspen memperkuat kerja sama di berbagai bidang. Tak hanya menyasar layanan pra-pensiunan dan pensiunan, kolaborasi juga diarahkan pada pendidikan, riset, hilirisasi inovasi hingga pemberdayaan masyarakat.

Kerja sama tersebut ditandai dengan penandatanganan nota kesepahaman (MoU) di Ruang Rapat Senat Lantai 4 Rektorat UNAND, Kamis (27/8).

Direktur Bisnis Bank Mandiri Taspen Mahrauza Purnaditya mengatakan, pihaknya ingin mendorong para pensiunan tetap produktif setelah memasuki masa purnatugas. Pengalaman dan kemampuan yang dimiliki tetap dapat dikembangkan melalui berbagai kegiatan dan usaha.

“Harapan kami, pensiunan ini tetap sesuai dengan moto kami, tetap pensiun, tetap berkarya,” kata Mahrauza.

Menurutnya, kondisi pensiunan cukup beragam. Sebagian masih bersifat konsumtif, namun banyak pula yang memilih mengembangkan usaha setelah pensiun.

Karena itu, Bank Mandiri Taspen tidak hanya memberikan layanan perbankan, tetapi juga pendampingan usaha bagi pensiunan.

Mahrauza mencontohkan program Mantap Jatra yang memberikan pembimbingan kepada pensiunan untuk mengembangkan usaha, seperti warung, laundry dan logistik.

“Kami memberikan pembimbingan dalam hal pembuatan Warung Mantap, kemudian usaha laundry, kemudian usaha logistik. Jadi kami siapkan kebutuhan farming-nya,” ujarnya.

Selain pendampingan usaha, Bank Mandiri Taspen juga membuka peluang kolaborasi dalam pengembangan inovasi yang dapat meningkatkan kesejahteraan pensiunan.

“Kami juga mengundang, kalau ada misalnya inovasi dalam hal meningkatkan kesejahteraan para pensiunan, tentunya kita akan dukung,” katanya.

Rektor UNAND Efa Yonnedi menegaskan, MoU dengan Bank Mandiri Taspen tidak boleh berhenti sebagai dokumen kerja sama. Kedua pihak harus menindaklanjutinya dengan program konkret sesuai visi dan misi masing-masing.

“Bisnis Bank Mandiri Taspen sangat baik dan bisa kita sinergikan dengan UNAND. Kita berharap kerja sama ini tidak hanya MoU, tetapi ada kerja sama lainnya sesuai dengan visi dan misi masing-masing,” ujar Efa.

Efa mengatakan, UNAND memiliki dua core business utama. Pertama, menciptakan SDM unggul melalui 154 program studi.

UNAND saat ini memiliki sekitar 36 ribu mahasiswa yang didukung sekitar 3.000 dosen. Besarnya ekosistem akademik tersebut menjadi kekuatan yang dapat disinergikan dengan berbagai mitra.

“Kalau di UNAND disederhanakan core business-nya ada dua. Pertama menciptakan SDM unggul di 154 program studi. Ada sekitar 36 ribu mahasiswa yang disupport 3.000 dosen,” katanya.

Core business kedua adalah hilirisasi riset dan bisnis. Efa menyebut UNAND menghasilkan lebih dari 1.000 hasil riset setiap tahun yang berpotensi dikembangkan menjadi inovasi dan memberikan manfaat lebih luas.

“Core kedua adalah hilirisasi riset dan bisnis. Per tahun ini ada lebih dari 1.000 yang dihasilkan,” ujarnya.

Menurut Efa, kondisi tersebut membuka ruang kerja sama yang luas dengan Bank Mandiri Taspen. Sinergi dapat dikembangkan pada pendidikan, riset, hilirisasi inovasi, bisnis maupun pemberdayaan masyarakat.

“Kami berharap melalui MoU ini berbagai program kerja sama yang sejalan dengan misi kami dapat diwujudkan. Program-program tersebut diharapkan tidak hanya memberikan manfaat bagi institusi, tetapi juga dapat dirasakan langsung oleh masyarakat,” katanya.

Ia menilai kekuatan akademik UNAND dan pengalaman Bank Mandiri Taspen di bidang bisnis dapat dipadukan untuk melahirkan program yang lebih konkret dan berdampak.

Kerja sama tersebut sekaligus diharapkan menjadi ruang bagi para pra-pensiunan dan pensiunan untuk memperoleh pendampingan sebelum maupun setelah memasuki masa purnatugas.

Dengan demikian, masa pensiun tidak hanya dimaknai sebagai berakhirnya rutinitas pekerjaan, tetapi juga menjadi kesempatan untuk tetap berkarya, mengembangkan usaha dan memberikan kontribusi di tengah masyarakat.

Kegiatan penandatanganan MOU tersebut turut dihadiri Wakil Rektor II UNAND Hefrizal Handra, Direktur Kerja Sama dan Hilirisasi Riset UNAND Muhamad Makky, Distribution Head 1 Bank Mandiri Taspen Nico Yolando Hutagalung, Kepala Cabang PT Bank Mandiri Taspen Padang Irawan Sumardi, Department Head Strategic Partnership & Synergy Rini Fitria, Kepala Divisi Consumer Loan I Gede Mas Istawan, jajaran pejabat Bank Mandiri Taspen, sivitas akademika UNAND serta tamu undangan.(bs)