![]() |
| Pemerintah resmi membuka rute baru angkutan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) yang menghubungkan Kawasan Seribu Rumah Gadang (SRG) dengan Alahan Panjang, Selasa (24/02/2026). |
Padang Aro — Konektivitas menuju destinasi wisata unggulan di Kabupaten Solok Selatan kini semakin mudah. Pemerintah resmi membuka rute baru angkutan Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) yang menghubungkan Kawasan Seribu Rumah Gadang (SRG) dengan Alahan Panjang, Selasa (24/02/2026).
Peresmian rute tersebut dilakukan langsung oleh Anggota Komisi V DPR RI, Zigo Rolanda, di Ruang Terbuka Hijau (RTH) Solok Selatan, Muara Labuh. Pembukaan trayek ini menjadi langkah nyata menghadirkan transportasi publik yang aman, nyaman, terjangkau, serta menjangkau kawasan strategis pariwisata.
Rute SRG–Alahan Panjang memberikan alternatif transportasi yang lebih hemat dan terjadwal. Kehadirannya diharapkan mempermudah mobilitas masyarakat, mulai dari pelajar, pedagang, hingga wisatawan yang ingin menikmati pesona Solok Selatan maupun kawasan wisata di Kabupaten Solok.
Menurut Zigo, SRG merupakan salah satu destinasi unggulan Solok Selatan yang memiliki nilai sejarah dan budaya tinggi. Dengan terbukanya akses ini, wisatawan akan semakin mudah menjangkau daerah yang dikenal dengan julukan Sarantau Sasurambi tersebut.
“Adanya transportasi perintis ini bisa membantu masyarakat Solok Selatan maupun masyarakat yang ingin masuk ke Solok Selatan,” ujar Zigo.
Sebelumnya, layanan KSPN telah melayani rute Bandara Internasional Minangkabau–SRG. Dengan hadirnya rute baru Alahan Panjang–SRG, konektivitas antar destinasi wisata kian terintegrasi, mengingat Alahan Panjang saat ini menjadi salah satu tujuan favorit wisatawan di Sumatera Barat.
![]() |
| Rute baru Kawasan Strategis Pariwisata Nasional (KSPN) DAMRI yang menghubungkan Kawasan Seribu Rumah Gadang (SRG)-Alahan Panjang di Kabupaten Solok diresmikan. |
Wakil Bupati Solok Selatan, Yulian Efi, menyampaikan apresiasi kepada Zigo Rolanda atas dukungan dan fasilitasi pembukaan trayek tersebut.
“Trayek ini sangat strategis karena menghubungkan sentra ekonomi yang sangat dibutuhkan masyarakat. Kami bangga dan berterima kasih atas dukungan pengusulan trayek DAMRI ini,” ungkapnya.
Sementara itu, Kepala Balai Pengelola Transportasi Darat (BPTD) Kelas II Sumatera Barat, Deddy Gusman, menjelaskan bahwa Perum DAMRI menghadirkan dua jenis layanan di wilayah ini, yakni angkutan perintis dan layanan KSPN.
Ia menegaskan komitmen Kementerian Perhubungan untuk terus menghadirkan layanan transportasi publik yang murah, bersih, dan terjangkau bagi masyarakat Solok Selatan.
Dengan hadirnya rute baru ini, geliat pariwisata dan perekonomian Solok Selatan diharapkan semakin tumbuh, sekaligus memperkuat posisi daerah sebagai salah satu magnet wisata budaya dan alam di Sumatera Barat.(mb/rls)

