PADANG, — Hubungan Bank Nagari dan Politeknik Negeri Padang (PNP) semakin erat. Bukan sekadar kerja sama kelembagaan, PNP telah menjadi salah satu sumber talenta bagi Bank Nagari, khususnya untuk memenuhi kebutuhan sumber daya manusia di bidang teknologi informasi (IT).
Kepala Cabang Utama Bank Nagari, Hardi Putra, mengatakan kedekatan kedua institusi telah terjalin sejak lama, bahkan sebelum PNP berstatus Badan Layanan Umum (BLU).
Menurut Hardi, hubungan tersebut membuat PNP memiliki posisi khusus bagi Bank Nagari.
“Politeknik Padang ini bukan entitas lain bagi kita. Ini adalah rumah kedua kita, karena merupakan salah satu mitra kita yang strategis,” ujar Hardi usai menghadiri pembukaan Pengenalan Kehidupan Kampus bagi Mahasiswa Baru (PKKMB) PNP Tahun Akademik 2026/2027 di Gedung Pusat Kreativitas Mahasiswa (PKM) PNP, Selasa (18/8/2026).
Lulusan PNP Jadi Andalan Bank Nagari
Hardi mengungkapkan, salah satu bentuk kerja sama yang paling nyata adalah dalam pemenuhan tenaga profesional Bank Nagari.
PNP menjadi salah satu kampus yang dilirik Bank Nagari untuk menjaring talenta-talenta muda, terutama mahasiswa dan lulusan yang memiliki kompetensi di bidang teknologi informasi.
“Kita memberikan peluang kepada lulusan-lulusan PNP yang terbaik untuk berkarya dan bekerja di Bank Nagari. Alhamdulillah, untuk IT Bank Nagari cukup banyak yang berasal dari Politeknik,” katanya.
Menurutnya, kompetensi lulusan PNP di bidang teknologi menjadi modal penting bagi Bank Nagari dalam menghadapi transformasi industri perbankan yang semakin mengandalkan sistem digital.
Kebutuhan terhadap tenaga IT yang kompeten akan semakin besar seiring berkembangnya layanan perbankan digital. Karena itu, sinergi antara dunia pendidikan vokasi dan industri dinilai menjadi langkah strategis untuk memastikan kebutuhan tenaga kerja dapat dipenuhi oleh talenta lokal.
“Kita akan terus membuka ruang kolaborasi dengan Politeknik sesuai kebutuhan dan kemampuan bank,” ujar Hardi.
Siapkan Beasiswa hingga Digitalisasi Kampus
Dukungan Bank Nagari kepada PNP juga tidak berhenti pada perekrutan lulusan. Bank Nagari turut membuka peluang dukungan dalam bentuk beasiswa dan berbagai program pengembangan mahasiswa.
“Untuk ke depannya, apapun kebutuhan dari Politeknik, sesuai dengan kemampuan bank, kita selalu support dalam bentuk beasiswa dan kerja sama-kerja sama yang lain,” katanya.
Kerja sama kedua institusi juga telah menyentuh aspek digitalisasi transaksi di lingkungan kampus.
Bank Nagari mendukung penerapan sistem pembayaran digital melalui Quick Response Code Indonesian Standard (QRIS) bagi pelaku UMKM yang beraktivitas di kawasan PNP.
“Untuk sistem pembayaran yang ada di sini, kita sudah bekerja sama, termasuk dengan UMKM yang berada di dalam kampus ini. Kita sudah pasangkan QRIS untuk sistem pembayarannya,” jelas Hardi.
Menurutnya, digitalisasi pembayaran tersebut menjadi bagian dari kolaborasi yang akan terus dikembangkan seiring kebutuhan kampus dan perkembangan teknologi perbankan.
“Ke depan mungkin akan ada kerja sama yang lain sesuai dengan perkembangan yang ada di sini,” katanya.
Hardi menilai hubungan Bank Nagari dan PNP telah berkembang menjadi hubungan yang saling menguntungkan. Kampus mendapatkan dukungan untuk pengembangan mahasiswa, sementara Bank Nagari memperoleh akses terhadap talenta-talenta vokasi yang sesuai dengan kebutuhan industri.
“Intinya Bank Nagari dengan Politeknik ini seperti kakak adik yang tidak bisa dipisahkan,” tuturnya.
Ia berharap hubungan strategis tersebut semakin diperkuat sehingga membuka lebih banyak peluang bagi mahasiswa dan lulusan PNP untuk mengembangkan kompetensi sekaligus memasuki dunia industri.
Bagi Bank Nagari, sinergi tersebut juga menjadi investasi jangka panjang dalam menyiapkan sumber daya manusia berkualitas, khususnya talenta digital yang akan menjadi penggerak transformasi perbankan di masa mendatang.(bs)
.jpg)