PNP Siapkan 63 Mahasiswa Ikuti Program Internasional ke China dan Taiwan - Sumbar19.com | Mewartakan Dari Penjuru 19 Daerah
arrow_upward

PNP Siapkan 63 Mahasiswa Ikuti Program Internasional ke China dan Taiwan

Selasa, 25 Agustus 2026, 21.38 WIB

 

Kegiatan pelepasan dan penandatanganan komitmen Outbound International Students PNP di Gedung SBSN PNP, Senin (24/8/2026).

PADANG — Politeknik Negeri Padang (PNP) terus memperluas kesempatan mahasiswa mengikuti pendidikan, join degree, hingga magang di luar negeri. Pada tahun ini, sedikitnya 63 mahasiswa PNP disiapkan mengikuti sejumlah program internasional di China dan Taiwan.

Wakil Direktur Bidang Kerja Sama PNP Ihsan Lumasa Rimra mengatakan, 63 mahasiswa tersebut mengikuti beberapa skema kerja sama yang berbeda, baik dengan perguruan tinggi maupun industri di luar negeri.

Hal itu disampaikannya usai kegiatan pelepasan dan penandatanganan komitmen Outbound International Students PNP di Gedung SBSN PNP, Senin (24/8/2026).

Ihsan menjelaskan, selain program kerja sama tiga pihak dengan LiuGong dan Linzhou Polytechnic University (LZPU) di China yang diikuti 25 mahasiswa, PNP juga memiliki program kerja sama langsung dengan universitas di China.

Untuk program kerja sama langsung tersebut, sebanyak 24 mahasiswa diberangkatkan dengan pola pendidikan 2+1. Mahasiswa menjalani dua tahun pendidikan di PNP, kemudian satu tahun di China.

“Polanya hampir sama sebenarnya, dua tahun di PNP, satu tahun di China. Bedanya, untuk yang kerja sama langsung dengan LZPU, mahasiswa kita enam bulan di kampus LZPU dan enam bulan lagi magang di perusahaan-perusahaan mitra LZPU yang ada di China,” jelas Ihsan.

Menurutnya, program tersebut tidak hanya bertujuan memberikan pengalaman pendidikan internasional. Mahasiswa juga diarahkan mendapatkan pengalaman industri dan memiliki peluang bekerja di perusahaan tempat mereka menjalani magang setelah menyelesaikan pendidikan.

“Targetnya juga untuk bisa bekerja di perusahaan tempat mereka magang itu setelah pendidikan selesai,” ujarnya.

14 Mahasiswa Ikuti Program ke Taiwan

Selain China, PNP juga memperkuat kerja sama pendidikan dengan Taiwan. Sebanyak 14 mahasiswa disiapkan mengikuti dua skema program join degree.

Sebanyak 11 mahasiswa mengikuti program dengan skema 2+1+1 bersama salah satu perguruan tinggi mitra di Taiwan. Mereka terdiri dari sembilan mahasiswa Teknik Sipil dan dua mahasiswa Teknik Mesin.

Dalam skema tersebut, mahasiswa menjalani dua tahun pendidikan di PNP, kemudian satu tahun pendidikan di perguruan tinggi mitra di Taiwan dan satu tahun berikutnya mengikuti magang di industri.

“Yang 11 orang itu program join degree. Dua tahun di PNP, satu tahun di kampus, satu tahun lagi magang,” katanya.

Sementara tiga mahasiswa lainnya mengikuti program kerja sama dengan Minsheng University of Science and Technology (MUST) dengan skema 3+1+E.

Melalui skema tersebut, mahasiswa menjalani tiga tahun pendidikan di PNP, satu tahun pendidikan di universitas mitra di Taiwan, kemudian melanjutkan pengalaman di industri melalui program magang.

Dengan demikian, mahasiswa yang mengikuti program internasional pada tahun ini tidak hanya memperoleh pengalaman belajar di luar negeri, tetapi juga mendapatkan kesempatan merasakan langsung lingkungan industri internasional.

Ihsan mengatakan, seluruh program tersebut menjadi bagian dari strategi PNP memperluas pengalaman global mahasiswa sekaligus membangun jalur pendidikan yang lebih dekat dengan kebutuhan dunia kerja.

“Sudah ada dua program yang saya ceritakan, kemudian program berikutnya yang kita kumpulkan juga orang tuanya sekarang ini adalah program mahasiswa dengan Taiwan,” katanya.

Jika dirinci, mahasiswa yang mengikuti program internasional dan orang tuanya hadir dalam kegiatan tersebut terdiri dari 25 mahasiswa program LiuGong-LZPU, 24 mahasiswa program China, serta 14 mahasiswa program Taiwan, sehingga totalnya mencapai 63 mahasiswa.

PNP berharap berbagai skema tersebut dapat memperkuat kesiapan mahasiswa menghadapi dunia kerja sekaligus membuka peluang bagi mereka untuk melanjutkan karier di lingkungan industri internasional.