![]() |
| Wali Kota Padang Fadly Amran didampingi Direktur PNP Revalin Herdianto, Wakil Direktur Bidang Keuangan PNP Sarmiadi usai menghadiri pembukaan PKKMB PNP 2026 di Gedung PKM PNP, Selasa (18/8) |
PADANG, — Pemerintah Kota (Pemko) Padang menyatakan komitmen penuh mendukung pengembangan pendidikan tinggi dan program internasional Politeknik Negeri Padang (PNP). Dukungan tersebut mencakup peningkatan kompetensi mahasiswa hingga membuka peluang kuliah di luar negeri melalui program double degree.
Wali Kota Padang Fadly Amran mengatakan, sebagai kota pendidikan dengan sekitar 200 ribu mahasiswa yang menempuh pendidikan di berbagai perguruan tinggi, peningkatan mutu dan kualitas pendidikan harus menjadi salah satu prioritas pembangunan Kota Padang.
“Kita tentu apresiasi langkah-langkah akademis yang ditempuh oleh universitas, khususnya PNP hari ini. Sebagai kota pendidikan, lebih kurang 200 ribu mahasiswa belajar di Kota Padang. Kita harus betul-betul menaruh itu menjadi prioritas utama pembangunan kita,” ujar Fadly usai menghadiri pembukaan PKKMB PNP 2026 di Gedung PKM PNP, Selasa (18/8).
Menurutnya, peningkatan kualitas perguruan tinggi tidak hanya menyangkut proses akademik, tetapi juga metode pembelajaran dan pembentukan karakter mahasiswa.
Ia mengapresiasi konsep PKKMB PNP yang menghadirkan berbagai tokoh untuk memberikan motivasi kepada mahasiswa baru sejak hari pertama memasuki lingkungan perguruan tinggi.
“Mudah-mudahan ini bisa ditingkatkan sebagai bentuk motivasi kepada anak-anak kita,” katanya.
Fadly juga menekankan pentingnya keteraturan dan sinergi antara pemerintah, masyarakat dan perguruan tinggi. Menurutnya, seluruh elemen harus memainkan peran masing-masing dalam membangun generasi muda sekaligus menjaga persatuan bangsa.
Di sisi lain, Fadly melihat terbuka peluang kerja sama yang sangat besar antara Pemko Padang dan PNP, khususnya dalam pengembangan kapasitas mahasiswa.
Pemko, katanya, ingin memastikan mahasiswa mendapatkan fasilitas dan dukungan terbaik selama menjalani pendidikan di PNP.
“Kita menginginkan seluruh fasilitas terbaik bagi mereka selama empat tahun di politeknik,” ujarnya.
Tak berhenti di dalam negeri, Pemko Padang juga siap mendukung peluang peningkatan kemampuan bahasa, pendidikan internasional hingga program double degree.
Fadly mengatakan, peluang kerja sama tersebut akan dibahas bersama Dinas Pendidikan dan PNP untuk mencari berbagai kesempatan yang dapat dimanfaatkan mahasiswa.
“Apakah itu peningkatan kemampuan bahasanya, ataupun juga berkuliah di luar negeri, double degree program. Itu kita serahkan juga nanti bersama dengan Dinas Pendidikan dan Politeknik, mencarikan peluang,” katanya.
Komitmen tersebut, menurut Fadly, merupakan bentuk dukungan Pemko Padang terhadap pengembangan talenta muda agar memiliki daya saing lebih luas.
Ia menegaskan, setiap peluang internasional yang dimiliki PNP akan diupayakan mendapat dukungan pemerintah kota.
“Apapun peluang yang dimiliki oleh politeknik, kita pun juga bisa bersama-sama untuk membersamainya,” tegas Fadly.
Ia mencontohkan pengalaman kerja sama dan kunjungan pendidikan ke Tiongkok yang sebelumnya telah dilakukan. Jika PNP nantinya memperluas kerja sama pendidikan dengan perguruan tinggi di Korea, Pemko Padang juga menyatakan kesiapan untuk memberikan dukungan.
“Kalau misalnya Politeknik Negeri Padang ada kerja sama dengan Korea, kita siap full support untuk anak-anak, tentunya untuk memajukan pembelajaran pendidikan kita,” pungkasnya.(bs)
