Krisis Air Bersih Masih Terjadi di Padang - Sumbar19.com | Mewartakan Dari Penjuru 19 Daerah
arrow_upward

Krisis Air Bersih Masih Terjadi di Padang

Jumat, 16 Januari 2026, 19.30 WIB
PT Semen Padang menyalurkan bantuan air bersih kepada sekitar 600 kepala keluarga di sepanjang Jalan Durian Tarung, Kelurahan Pasar Ambacang, Kecamatan Kuranji, Kamis (15/1/2026) malam.

PT Semen Padang Salurkan 16 Ribu Liter Air Bersih untuk Warga Durian Tarung

PADANG, — PT Semen Padang melalui program Semen Padang Peduli kembali menyalurkan bantuan air bersih bagi warga terdampak bencana di Kota Padang. Kali ini, sebanyak 16.000 liter air bersih disalurkan kepada sekitar 600 kepala keluarga di sepanjang Jalan Durian Tarung, Kelurahan Pasar Ambacang, Kecamatan Kuranji, Kamis (15/1/2026) malam.

Bantuan disalurkan menggunakan water truck untuk membantu warga yang mengalami krisis air bersih akibat banjir bandang yang terjadi pada awal Desember 2025 lalu.

Kepala Unit Komunikasi dan Kesekretariatan PT Semen Padang, Idris, mengatakan, bantuan tersebut merupakan bentuk kepedulian perusahaan terhadap masyarakat yang masih berjuang memenuhi kebutuhan dasar pascabencana.

“Air bersih adalah kebutuhan vital, apalagi dalam kondisi darurat. Banyak warga kesulitan untuk memasak, mandi, dan beribadah akibat dampak banjir bandang yang merusak sumber air mereka,” ujar Idris, Jumat (16/1/2026).

Idris menegaskan, PT Semen Padang sebagai bagian dari SIG berkomitmen terus mendukung pemulihan pascabencana, baik melalui bantuan darurat maupun program sosial berkelanjutan.

“Dukungan masyarakat menjadi energi bagi kami untuk terus tumbuh dan memberikan kontribusi yang lebih besar bagi lingkungan sekitar,” tambahnya.

Sebelumnya, selama masa tanggap darurat banjir bandang, PT Semen Padang juga telah menyalurkan sekitar 232.000 liter air bersih ke sejumlah wilayah terdampak di Kota Padang.

Sementara itu, Koordinator Posko Semen Padang Peduli, Ferdy Dinardo, mengatakan penyaluran bantuan dilakukan setelah pihaknya menerima laporan langsung dari warga.

“Kami melakukan pengecekan di lapangan dan menemukan krisis air cukup serius. Karena itu, bantuan segera kami salurkan ke enam titik di sepanjang Jalan Durian Tarung,” kata Ferdy.

Ferdy menambahkan, kerusakan saluran irigasi akibat banjir menyebabkan banyak sumur warga mengering karena selama ini air tanah bergantung pada rembesan dari saluran tersebut.

Apresiasi pun datang dari warga. Pengurus Masjid Al Abrar Vila Tarok, Muharmansyah, menyampaikan terima kasih atas bantuan yang diberikan.

“Sejak banjir bandang, warga sangat kesulitan air. Bantuan dari PT Semen Padang ini sangat membantu untuk beberapa hari ke depan,” ujarnya.

Ia menyebutkan, sebagian warga bahkan terpaksa mengandalkan air hujan, sementara sumur bor yang digunakan bersama-sama kini debitnya semakin menurun.

Warga berharap bantuan air bersih dapat terus berlanjut hingga kondisi lingkungan dan sumber air kembali pulih sepenuhnya.(bs)