![]() |
| Kapolda Sumbar Irjen Pol Gatot Tri Suryanta saat hadir pada kegiatan Trauma Healing Kemala Bhayangkari Peduli Polr di Posko Utama Palembayan, Rabu (7/1/2026) |
AGAM, — Kepedulian terhadap masyarakat terdampak bencana di Kecamatan Palembayan, Kabupaten Agam, terus mengalir. Yayasan Kemala Bhayangkari Peduli Polri menggelar kegiatan trauma healing bagi anak-anak korban bencana di Posko Utama Kecamatan Palembayan, Rabu (7/1/2026).
Kegiatan tersebut dihadiri langsung oleh Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol Gatot Tri Suryanta dan Bupati Agam Benni Warlis. Turut hadir unsur Forum Koordinasi Pimpinan Daerah (Forkopimda), jajaran organisasi perangkat daerah (OPD), serta personel TNI dan Polri.
Dalam kegiatan itu, anak-anak diajak mengikuti berbagai permainan edukatif dan aktivitas interaktif yang bertujuan membantu memulihkan kondisi psikologis mereka pascabencana. Suasana terlihat hangat dan penuh keakraban, dengan Kapolda Sumbar dan Bupati Agam turut berinteraksi langsung dengan anak-anak.
Selain kegiatan trauma healing, TNI dan Polri juga menggelar doa bersama serta menyalurkan bantuan perlengkapan sekolah kepada siswa terdampak bencana. Bantuan tersebut diberikan kepada pelajar tingkat sekolah dasar (SD) dan sekolah menengah pertama (SMP), yang dipusatkan di SDN 36 Palembayan.
Hadir dalam kegiatan penyerahan bantuan tersebut antara lain Kepala Badan Kesatuan Bangsa dan Politik (Kesbangpol) Kabupaten Agam Bambang Warsito serta Kepala Dinas Pariwisata dan Olahraga Khasman Zaini.
Bupati Agam Benni Warlis menyampaikan apresiasi atas perhatian dan kepedulian yang diberikan oleh TNI dan Polri kepada masyarakat Palembayan.
“Atas nama Pemerintah Kabupaten Agam, kami mengucapkan terima kasih atas perhatian dan kepedulian TNI dan Polri kepada masyarakat, khususnya di Kecamatan Palembayan,” kata Benni.
Sementara itu, Kapolda Sumatera Barat Irjen Pol Gatot Tri Suryanta berharap bantuan dan kegiatan pendampingan psikologis tersebut dapat membantu meringankan beban masyarakat, terutama anak-anak, agar dapat kembali beraktivitas dan belajar dengan semangat.
“Semoga kegiatan ini bisa membantu anak-anak pulih dari trauma dan kembali bersemangat dalam menempuh pendidikan,” ujarnya.
Kegiatan ini menjadi bagian dari upaya pemulihan pascabencana di Palembayan, tidak hanya dari sisi fisik, tetapi juga pemulihan kondisi psikologis masyarakat, terutama kelompok rentan seperti anak-anak. (bs)

